Jatuh Cinta Kepada Duda Tampan
Kedua sadar, ini masih di area kampus, jadi pasti banyak pasang mata yang menatap mereka.
“Berapa hari emangnya, Pak?” tanya Andhira formal, berbeda pada saat di ruangan tadi. Di dalam ruangan hanya ada mereka berdua. Sedangkan saat ini di koridor.
Arsenio melangkah dengan sebelah tangannya dimasukkan ke dalam saku, wajahnya dingin seperti biasanya, membuat siapapun yang melihatnya sungkan untuk menyap.
“Tiga hari. Jadi, saya minta tolong sama kamu, jangan berulah,” ujar Arsenio dengan penuh penekanan.
Bab Populer