DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR
“Malam mingguan apaan? Yang ada Gw disiksa dia. Selama ini, Gw kerja dan belajar berjam-jam, tapi Gw enggak pernah selelah dua hari kemarin. Bayangin aja, semua kerjaan Gw dikritik. Frustasi Gw gara-gara dia. Kalau bukan karena beasiswa, Gw langsung keluar dihari pertama Gw daftar jadi anggota.”
“Ran, nanti ada rapat untuk pembentukan panitia ulang tahun klub kita, jam empat, jangan lupa datang,” kata Dito yang baru datang.
Aku mengangguk kecil. Dito lalu duduk di hadapanku.
“Gw cari-cari ternyata Lo disini Dit,” kata Reno yang ikut duduk di sebelah Dito.
Reva langsung senyum-senyum.
Hot Chapters