Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku Istri Kekasih Sahabatku

Aku Istri Kekasih Sahabatku

Aku melajukan mobil menuju kampung halaman Delisia. Masih teringat jelas nama desa yang pernah Delisia katakan padaku – Desa Toura, itu namanya. Aku belum pernah ke sana. Ini akan menjadi yang pertama kali. Semoga saja tidak kesasar. "Delisia, yang di katakan oleh Pak Jamal tidak benar kan? Kamu tidak akan mungkin keluar kota tanpa sepengetahuanku."
1017.7K viewsCompletedAdded to Library 584 Times as Desa
Read
+Library
Tawanan Pewaris Psikopat

Tawanan Pewaris Psikopat

Destinasi ketiga bukan kota melainkan sebuah desa bernama Niagara-on-the-lake, desa yang dibangun pada abad ke 19. Desa ini digambaran sebagai desa yang asri dengan hamparan tumbuhan dan rumput yang dirawat dan tertata rapi. Beberapa kegiatan menarik yang bisa dilakukan di desa tersebut seperti mengunjungi kawasan perkebunan anggu, kawasan bersejarah nasional benteng george, dan menjelajahi niagara escarpment dengan mengendarai kuda. Mendengar review dari para pengunjung ke sana saja sudah membuat Meta tertarik apalagi kalau dia sung
1013.2K viewsCompletedAdded to Library 435 Times as Desa
Read
+Library
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Dari balik kabut tipis musim dingin, tampak atap-atap rumah warga yang rapi dan megah, mengepulkan asap hangat dari perapian mereka. Tuan Damar menarik kendali kudanya, menatap sekeliling dengan mata membelalak takjub. "Ini... benar-benar desa?" gumamnya lirih. "Atau aku telah sampai ke kota kecil yang tersembunyi dari mata dunia?" Raka, yang menunggang kuda di sampingnya, tersenyum tipis. "Ini Kali Bening, tuan. Hanya desa yang dipelihara dengan sungguh-sungguh oleh orang-orang yang mencintainya."
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 428 Times as Desa
Read
+Library
Pendekar Penguasa Dua Pedang Sakti

Pendekar Penguasa Dua Pedang Sakti

Mungkin perlu jarak ratusan tombak lagi bagi mereka untuk bisa sampai di tempat yang agak ramai di desa itu. Semakin mereka bergerak ke arah utara, maka semakin tampak juga rumah-rumah yang berdiri di sepanjang jalan dan hamparan sawah-sawah yang terbentang luas menghiasi desa itu. “Ini desa yang indah,” kata Arya Wisesa pada si gadis. “Apa nama desa ini?” “Desa Gandareksa,” jawab Dewi Raraswati.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as Desa
Read
+Library
Keputusasaan Wanita Desa

Keputusasaan Wanita Desa

Aku terbaring lemas di kursi belakang, tubuhku terasa seperti digerogoti jutaan semut. Hendy meludah di depanku, “Nilai wanita ini sudah nggak banyak lagi. Entah dari mana kepala desa mendapatkan pendatang baru, sepertinya kita akan untung besar. Dia biar kita lelang saja nanti, ambil keuntungan terakhir.” Sebelum kembali, Hendy menelepon kepala desa, “Kami sudah mau sampai, cepat siapkan peralatannya. Kita akan siaran langsung begitu sampai.”
205.6K viewsCompletedAdded to Library 5.3K Times as Desa
Read
+Library
Tukang Pijat Desa

Tukang Pijat Desa

Namaku Alin, aku sudah menikah selama dua tahun dan memiliki seorang putra. Kami tinggal di sebuah desa terpencil di pegunungan yang sangat kekurangan pasokan barang, bahkan untuk membeli perlengkapan bayi yang layak pun aku harus menempuh perjalanan jauh dengan kendaraan menuju kota kecamatan. Keadaan ekonomi keluarga juga menjadi makin sulit sejak kehadiran anak kami.
9.7K viewsCompletedAdded to Library 329 Times as Desa
Read
+Library
Suami Pengganti Untuk Gadis Desa

Suami Pengganti Untuk Gadis Desa

"Oh, iya, Cio sama Cia ingin liburan ke desa. Mereka ingin lihat kebun kopi, hutan dan main bersama anak-anak desa. Bagaimana kalau weekend depan aku bawa mereka ke sana?" Ardy tiba-tiba berhenti melangkah. Jantungnya berdegup kencang. "Eh, jangan dulu, Rin. Di sini sedang musim dingin. Nanti Cia dan Cio bisa alergi." Rina terdiam sejenak di seberang telepon. "Musim dingin? Tapi kan Indonesia tidak ada musim dingin, Dy. Maksudmu musim hujan?"
101.8K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as Desa
Read
+Library
MY VAMPIRE QUEEN

MY VAMPIRE QUEEN

Last Paths. Desa itu terletak di sebuah dataran tinggi di puncak gunung, dikelilingi oleh tebing-tebing curam yang tampak menghunjam ke kegelapan di bawah. Kabut mengelilingi desa seperti tembok hidup, tapi dari dalam, cahaya-cahaya lembut bersinar, menerangi rumah-rumah kayu dengan atap batu berwarna gelap. Lentera-lentera kristal digantung di depan setiap rumah, memancarkan cahaya keemasan yang hangat dan menenangkan. "Ini dia," bisik Selvia. "Rumah."
101.1K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as Desa
Read
+Library
Dendam Sang Pewaris Leluhur

Dendam Sang Pewaris Leluhur

Bab 43 “Kau yakin tempat ini aman, Kiai?” Suara Arga memecah kesunyian pagi. Udara dingin menusuk, sisa kabut menggantung rendah di antara pepohonan bambu. Mereka baru saja tiba di desa sebelah sebuah pemukiman kecil yang disebut warga sekitar sebagai Desa Larangan Timur. Ki Baskara berhenti di depan gapura batu berlumut. Matanya menyipit, membaca ukiran kuno di permukaannya.
101.5K viewsCompletedAdded to Library 51 Times as Desa
Read
+Library
Yang Mulia Duke, Jangan Jatuh Cinta Padaku!

Yang Mulia Duke, Jangan Jatuh Cinta Padaku!

“Mereka berisik dan tidak sopan. Ibu tidak suka mereka.” Alize teringat pria-pria kasar anak buah Reagan. Sepertinya mereka menjadikan desa ini markas, entah permanen atau sementara. “Desa Vorn,” ulang Alize. Nama yang belum pernah ia dengar. Mungkin desa ini adalah salah satu desa kuno yang tidak ada di peta resmi mana pun. Itu tidak mengherankan, karena begitu banyak desa-desa terpencil dan tersembunyi di Montveraine. “Kalau aku berjalan ke arah timur dari sini, aku akan sampai ke mana?”
107.4K viewsOngoingAdded to Library 213 Times as Desa
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status