Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Keputusasaan Wanita Desa

Keputusasaan Wanita Desa

Aku terbaring lemas di kursi belakang, tubuhku terasa seperti digerogoti jutaan semut. Hendy meludah di depanku, “Nilai wanita ini sudah nggak banyak lagi. Entah dari mana kepala desa mendapatkan pendatang baru, sepertinya kita akan untung besar. Dia biar kita lelang saja nanti, ambil keuntungan terakhir.” Sebelum kembali, Hendy menelepon kepala desa, “Kami sudah mau sampai, cepat siapkan peralatannya. Kita akan siaran langsung begitu sampai.”
200.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai Desa
Baca
+Pustaka
Tukang Pijat Desa

Tukang Pijat Desa

Namaku Alin, aku sudah menikah selama dua tahun dan memiliki seorang putra. Kami tinggal di sebuah desa terpencil di pegunungan yang sangat kekurangan pasokan barang, bahkan untuk membeli perlengkapan bayi yang layak pun aku harus menempuh perjalanan jauh dengan kendaraan menuju kota kecamatan. Keadaan ekonomi keluarga juga menjadi makin sulit sejak kehadiran anak kami.
8.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 296 kali sebagai Desa
Baca
+Pustaka
Suami Pengganti Untuk Gadis Desa

Suami Pengganti Untuk Gadis Desa

"Oh, iya, Cio sama Cia ingin liburan ke desa. Mereka ingin lihat kebun kopi, hutan dan main bersama anak-anak desa. Bagaimana kalau weekend depan aku bawa mereka ke sana?" Ardy tiba-tiba berhenti melangkah. Jantungnya berdegup kencang. "Eh, jangan dulu, Rin. Di sini sedang musim dingin. Nanti Cia dan Cio bisa alergi." Rina terdiam sejenak di seberang telepon. "Musim dingin? Tapi kan Indonesia tidak ada musim dingin, Dy. Maksudmu musim hujan?"
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai Desa
Baca
+Pustaka
MY VAMPIRE QUEEN

MY VAMPIRE QUEEN

Last Paths. Desa itu terletak di sebuah dataran tinggi di puncak gunung, dikelilingi oleh tebing-tebing curam yang tampak menghunjam ke kegelapan di bawah. Kabut mengelilingi desa seperti tembok hidup, tapi dari dalam, cahaya-cahaya lembut bersinar, menerangi rumah-rumah kayu dengan atap batu berwarna gelap. Lentera-lentera kristal digantung di depan setiap rumah, memancarkan cahaya keemasan yang hangat dan menenangkan. "Ini dia," bisik Selvia. "Rumah."
10983 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai Desa
Baca
+Pustaka
Dendam Sang Pewaris Leluhur

Dendam Sang Pewaris Leluhur

Bab 43 “Kau yakin tempat ini aman, Kiai?” Suara Arga memecah kesunyian pagi. Udara dingin menusuk, sisa kabut menggantung rendah di antara pepohonan bambu. Mereka baru saja tiba di desa sebelah sebuah pemukiman kecil yang disebut warga sekitar sebagai Desa Larangan Timur. Ki Baskara berhenti di depan gapura batu berlumut. Matanya menyipit, membaca ukiran kuno di permukaannya.
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai Desa
Baca
+Pustaka
Yang Mulia Duke, Jangan Jatuh Cinta Padaku!

Yang Mulia Duke, Jangan Jatuh Cinta Padaku!

“Mereka berisik dan tidak sopan. Ibu tidak suka mereka.” Alize teringat pria-pria kasar anak buah Reagan. Sepertinya mereka menjadikan desa ini markas, entah permanen atau sementara. “Desa Vorn,” ulang Alize. Nama yang belum pernah ia dengar. Mungkin desa ini adalah salah satu desa kuno yang tidak ada di peta resmi mana pun. Itu tidak mengherankan, karena begitu banyak desa-desa terpencil dan tersembunyi di Montveraine. “Kalau aku berjalan ke arah timur dari sini, aku akan sampai ke mana?”
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai Desa
Baca
+Pustaka
Jaka, Gantian Dong! Aku Udah Nggak Tahan!

Jaka, Gantian Dong! Aku Udah Nggak Tahan!

Beno hanya mengangguk setuju, lalu mereka mulai berjalan pelan, masuk ke dalam desa. Desa Wanahening tampak cukup asri, nyaman dan damai. Lampu-lampu mulai menyala terang di depan teras. Bayangan Jaka tentang desa di ujung yang mungkin suram, langsung terbantahkan di sini. Wanahening tampak begitu nyaman, dan juga tenang. Beberapa warga terlihat duduk di beranda rumah mereka. Ada yang sedang mengobrol dengan tetangga, bahkan ada beberapa warung yang menjadi tempat berkumpul beberapa orang.
9.8337.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.5K kali sebagai Desa
Baca
+Pustaka
Pria Desa Jadi Arisan Sosialita

Pria Desa Jadi Arisan Sosialita

tanya Ninda. "Jujurlah kepada orang tuamu. Kamu tidak perlu menikah dengan siapa pun. Dan seperti yang kamu bilang tadi, kamu tidak perlu kembali ke desa sampai anakmu lahir. Orang desa tidak akan tahu apa yang terjadi padamu." Bimo menjeda kalimatnya sejenak. "Kalau kamu mau merawat anakmu, nantinya kepada orang desa kamu cukup katakan kalau itu anak adopsi."
9.442.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai Desa
Baca
+Pustaka
Pemikat Para Gadis Desa

Pemikat Para Gadis Desa

Desa itu memiliki satu pelabuhan di bagian barat, sehingga selalu ramai dengan pedagang yang dari kota maupun desa sekelilingnya. Posisi seperti itu, membuat desa itu tidak ketinggalan perkembangan. Mulai dari ponsel, fashion dan juga kuliner. Terlebih jarak ke kota terhitung dekat, bagi sebagian orang mereka memilih ke kota untuk berburu kuliner daripada di desq mereka. ‘Haih, segala makanan modern ada di sini. Sayangnya yang tradisional kurang, makanan bule, Korea sama Cina yang banyak,’ batin Andre.
4.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai Desa
Baca
+Pustaka
Penguasa Dunia Virtual

Penguasa Dunia Virtual

Devor segera memikirkan situasinya. "Kalau begitu, aku akan mencari tempat yang cocok untuk pembangunan Desa." Setelah mengatakan itu, Devor terbang dan menjelajahi daerah di sekitarnya untuk menemukan tempat yang cocok untuk Desa nya di tahap awal. Seseorang yang memiliki Desa, atau wilayah disebut sebagai Penguasa. Seorang Penguasa memiliki banyak keuntungan.
1018.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 582 kali sebagai Desa
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Legend of BlueBlue
maaf karena pergi selama satu bulan, saya tahu ini salah, dan tidak benar jika dilihat dari sudut manapun sebagai author ada beberapa kesibukan di akhir tahun kemarin, bahkan mau nulis di waktu senggang susah banget karena selalu terganggu dan bikin nulis stuck berkali-kali
Sijini Go
sebulan ga ada update..... Semoga author senantiasa diberi kesehatan, kemudahan dan kelancaran dalam segala urusan, serta diberi banyak ide cemerlang, sehingga bisa segera melanjutkan kisah Sang Penguasa Kota Garuda. Semangat, Thor!!!
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status