Dewa
ledek Chika.
"Ah tahu ah, lagi malas debat sama kamu. Aku mau tidur, jangan lupa habis isak bangunin ya! Kalau kamu mau ke masjid, ke masjid saja." cetus Dewa lalu menyandarkan kepalanya lagi di bahu kursi. Yah Chika memang rajin ke masjid jika azan maghrib menggema. Sayangnya kali ini dia sedang kedatangan tamu merah. Dia pun hanya tersenyum manis. Sebenarnya Chika kasihan melihat sahabat karibnya itu hanya tidur di sofanya, tapi dia tidak berani menyuruhnya tidur di kamarnya, nanti tetangga pada risuh melantunkan aib. Maklumi sajalah, adat orang desa. Kedatangan tamu lelaki sore-sore saja mata sudah saling melotot jika ada yang tahu, apalagi sampai nginap, b
Bab Populer