Ilusi Cinta Swastamita
“Eh, lagian jugak siapa suruh mesenin gue steak. Bagi gue nih kalau ada daging ya lebih enak dijadiin lauk biar kenyang. Cobak makan steak doang, nggak ada kenyang-kenyangnya. Gini ya makan itu penting halal, enak dan kenyang, kalau gue enaknya pakek nasi ya pesen nasilah. Kalau makan belum pakek nasi itu namanya ngemil.”
Mendengar apa yang dikatakan Daisha, Agam hanya bisa menghela napas dan mengelus kepalanya sendiri untuk menyabarkan diri. Tapi, itulah yang disukai Agam dari Daisha segala kelakukan lucknut, random, dan absurd yang selalu sukses membuat siapa saja terhibur.
Hot Chapters