Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

"Jangankan kita, orang yang asli sana juga berdebat enak diaduk atau tidak. Semuanya tergantung selera." "Punya Mommy sudah diaduk!?" Noza mengedarkan pandangannya, mengamati milik orang lain. "Enak, Mom?" Marvel bertanya. Noza mengangguk. "Enak, kok. Meskipun rasanya strong." Deven mengangguk. "Enak kok. Kayak smoothie versi asin." Grace tertawa dibuatnya.
1046.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai desahan enak
Baca
+Pustaka
MAHAR 2 JUTA

MAHAR 2 JUTA

Harus di jaga "Bahan gosip lagi." "Sesok karek ngitung." "Ga tau." "Pasti karen aenak." ."mosok enak "Part bonus "Ayuk." juga dapet warna marun loh, sajadahnya juga bagus poll. Parfumnya MaasyaAllah harumnya, bikin nagih." Sahut yang lainnya. "Iyya, anakku juga bahagia banget loh aku pulang dapat banyak souvenir."
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai desahan enak
Baca
+Pustaka
Suamiku Kuli Terhormat

Suamiku Kuli Terhormat

“Dasar orang kaya aneh. Kemarin aku berjuang menyelamatkan More, kau malah kesal. Hari ini, hanya minum di cangkir yang sama membuat matamu tersenyum.” “Gimana?” tanya Ahsin. Gea menelan ludahnya. Ia baru menyadari, ternyata Ahsin memiliki mata yang indah. “Enak. Sangat enak. Kopi Buana memang tidak sembarang kopi,” sahutnya asal. “Kau mau yang lebih enak?” tawar Ahsin. “Apa masih ada yang lebih enak? Aku tadi sudah memilih kopi Italia. Sebutkan apa nama kopinya. Aku akan membuat satu lagi.”
1011.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 421 kali sebagai desahan enak
Baca
+Pustaka
Kontrak Pernikahan Rahasia Sang Presdir

Kontrak Pernikahan Rahasia Sang Presdir

Akhirnya dia pun bertanya. “Enak sekali.” Nerissa tampak semringah sekali ketika memakannya. Naven benar-benar senang sekali ketika mendengar apa yang dikatakan sang istri. Dengan segera dia pun ikut makan untuk memastikan. Dan, benar saja, rasa enak. Perpaduan pedas, manis, dan asam pas sekali. “Iya, enak. Tapi, sepertinya akan lebih enak dimakan siang hari.”
9.8121.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai desahan enak
Baca
+Pustaka
Luka Dalam Pernikahan

Luka Dalam Pernikahan

“Segar sekali. Jus kamu enak. Kamu memang hebat dalam segala hal. Makanan lezat. Minuman juga enak.” Andine yang tadi sedih dibuat Arkan, kini melukiskan senyuman di wajahnya. “Makasih, Dimas. Aku senang kamu suka. Habiskan saja jusnya. Kalau kurang nanti aku buat lagi.”
9.57.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 252 kali sebagai desahan enak
Baca
+Pustaka
Aku Ingin Kau Jadi Milikku

Aku Ingin Kau Jadi Milikku

Namun wajahnya tetap tenang, seolah benar-benar menikmati makanan itu. “Ini…” gumamnya pelan. “Rasanya benar-benar enak.” “Sungguh?” Felisha tampak tak percaya. “Padahal aku sendiri tidak bisa mencicipinya.” Ace mengangguk sambil tetap tersenyum, lalu kembali menyeruput kuah oden itu. “Sungguh. Ini enak sekali,” katanya meyakinkan. “Kau benar-benar mengikuti resepnya?"
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai desahan enak
Baca
+Pustaka
Suddenly We Meet

Suddenly We Meet

Padahal sayur nasi padang termasuk sayuran paling enak menurut Ana. “Sama. Makasih banget, ya?” “An...?” panggil Daren. Gelagat laki-laki itu mulai tampak terlihat dengan jelas keanehannya, walau memang dari tadi Ana sudah mulai menciumnya akan tetapi sampai sekarang pun perempuan itu berusaha keras mengabaikannya. Dia benci dengan pikiran-pikirannya dengan segala asumsi yang mulai berkelebat di dalam kepalanya.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai desahan enak
Baca
+Pustaka
Desahan yang Didengar Anakku

Desahan yang Didengar Anakku

Kali ini suara Santi menimpali dengan cerocosan khasnya wanita ketika marah. "Tapi aku bosan kalau tiap hari hanya makan ikan asin, tahu dan tempe. Itu lagi, itu lagi!" Suara Dani terdengar berbicara dengan hardiknya. "Kalau kamu mau makan enak, jual saja rumah ini!" Santi membalas membentak.
1025.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 785 kali sebagai desahan enak
Baca
+Pustaka
Desahan Madu Suamiku

Desahan Madu Suamiku

jawab Hardian. "Ah, masa? Rasanya kok lain. Yang ini rasanya enak banget loh kamu mau cobain?" "Nggak, Bu. Hardian tidak makan jengkol. nanti kasihan lawan bicara Hardian. Kabur semua karena bau jengkol," kelakar Hardian. "Hahaha, iya juga. Sayang sekali loh, padahal rasanya enak. Lain kali kamu harus coba, Yan." "Gak lah. nggak suka jengkol dari dulu. Mungkin Cahya yang masakin spesial Ibu."
20.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 475 kali sebagai desahan enak
Baca
+Pustaka
Dibutakan Cinta CEO Tampan

Dibutakan Cinta CEO Tampan

Dasena mengulangi hal yang sama, sampai mangkoknya tandas tak bersisa, kecuali noda coklat sisa kuah yang menempel. “Sangat Otentik.” Pujinya. Semua orang menarik nafas. Kalau makanan sesederhana itu mampu memanjakan lidah seorang Dasena, maka pasti lezatnya luar biasa. “Apa kau sering memasaknya?” Shen maju, menunduk agak malu, lalu menjawab, “Cukup sering, pak. Hanya aku tak menyangka bapak akan menyukai makanan yang sangat sederhana seperti itu.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai desahan enak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status