Destiny About Me
"Kalau gitu, sampai ketemu nanti malam. Assalamu'alaikum, I love you."
"W*'alaikumsalam," ada jeda gerakan tangan Aya, ketika ingin membalas ungkapan perasaan suaminya.
"I love you to," Dafa tertawa kecil lalu melambaikan tangan dan menyudahi sesi teleponannya.
Dafa menggelengkan kepala, gemas melihat raut polos Ayana, ternyata, sebesar itu rasa cintanya kepada wanitanya.
Sebab, ia sangat marah ketika ada orang lain yang menjelekkan istrinya.
***
Hot Chapters