No Cerai No Pisah!
Rama berkemas, bersiap pulang.
Namun, langkahnya tertahan oleh suara Devon.
"Mana novelnya?"
Rama terdiam, tubuhnya menegang. "Maaf, Tuan Muda ... Besok saya bawakan."
Sorot mata Devon berubah sengit, dia hampir menyesal punya asisten seperti Rama. "Setidaknya, sebutkan nama penanya."
Rama dengan lugas membalas, "Doremi."
Devon, "...."