Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
HUKUMAN DEWA KEMATIAN

HUKUMAN DEWA KEMATIAN

Hari kini telah berganti, dan di sana, di sebuah kota kecil, terlihat sosok pria yang sedang melangkah ringan dengan senyum yang terkembang. Sosok pria yang sebenarnya adalah dewa itu, terlihat begitu senang dengan wajah nampak sangat ceria. Sejak beberapa menit yang lalu senyum tipisnya terkembang dengan pikiran yang berpusat pada kejadian semalam.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 143 Times as dewa hampa
Read
+Library
Harapanku

Harapanku

Langit pun seperti memberikan firasat akan adanya kegelapan, tangisan air mata, dan rasa duka yang mendalam yang akan di rasakan Clarissa. Tepat hari ini orang tua Clarissa harus pergi, mereka akan menaiki bis menuju Pekalongan. Rencananya kedua orang tua nya akan menginap satu malam di Pekalongan, besok selesai acara orang tua Clarissa akan langsung pulang kembali. Ibu sudah mempersiapkan semua kebutuhan mereka selama perjalanan dan acara di sana.
2.4K viewsOn holdAdded to Library 67 Times as dewa hampa
Read
+Library
Davira

Davira

kekehnya kikuk, kemudian Dava berdeham pelan beberapa kali. "Bisa minta air mineral," pintanya menggerakkan sebelah tangannya seolah ingin minum. Haikal menatap tajam Dava, "tidak usah, itu bisa memperlambat waktu saja." Dava terbatuk-batuk mendengarnya dan Haikal menatap kesal. "Akting yang bagus," cibir Haikal mengira jika Dava tengah berakting. "Uhuk-uhuk, a-aku serius Haikal, tenggorakanku sangat kering." kata Dava dengan wajah memerah menahan batuknya.
6.3K viewsCompletedAdded to Library 163 Times as dewa hampa
Read
+Library
PAWANA

PAWANA

Dan tak butuh waktu lama, dia maju untuk menjalankan gilirannya. "Halo semua," Deg, suaranya benar-benar mampu membiusku. "Namaku Reyza Pawana Suar. Kalian bisa memanggilku Reyza," ucapnya tanpa mengalihkan pandangan dari mataku. Reyza Pawana Suar, namanya bagus. Aku tak mengalihkan pandanganku dari mata cokelatnya sampai dia duduk kembali. Setidaknya satu teka-teki sudah berhasil kujawab. Dia juga tak mengalihkan pandangan dariku. Seolah dia sudah lama mengenalku, dan ingin mengatakan "Kayra, kita ketemu lagi,". Ah, entahlah.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as dewa hampa
Read
+Library
Mon Amour

Mon Amour

Dari yang ia fahami, pria itu bukan orang sembarangan yang bisa ia singgung dengan mudah. “Konnichiw* (selamat siang),” ujar pria itu sambil memberi salam khas Jepang. “Boku no naw*e w* Daisuke desu, yoroshiku. (Namaku Daisuke, salam kenal)”
108.4K viewsCompletedAdded to Library 260 Times as dewa hampa
Read
+Library
Bocilnya Mas Duda

Bocilnya Mas Duda

"Hhhh... Dasar Duda Cabul!" ***
2.9K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as dewa hampa
Read
+Library
Membuat Suami dan Mertua Menyesal

Membuat Suami dan Mertua Menyesal

tiba-tiba Dewa dan Qila datang menghampiri kami, dengan wajah terlihat cemas. "Aku gak apa-apa," jawabku pelan. Setelah bertanya pandangannya Dewa beralih ke arah Ammar yang masih terduduk di atas lantai. "B-bram," ucap Dewa dengan wajah kaget. "Bukan, dia bukan Bram tapi Ammar," jawabku. Dewa nampak mengangkat alisnya sebelah ekpresinya menunjukkan ketidak percayaan, dan kemudian menghela nafas.
1033.1K viewsCompletedAdded to Library 762 Times as dewa hampa
Read
+Library
Istri Kedua CEO Buta

Istri Kedua CEO Buta

Mungkin, secangkir teh hangat bisa meredakan amarah Dewa. Dengan jantung berdebar kencang, Shafana mengetuk pintu ruang baca Dewa. "Assalamualaikum," sapanya, suaranya bergetar. "Waalaikumsalam," jawab Dewa, suaranya datar.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as dewa hampa
Read
+Library
Dewa Immortal Naga Emas

Dewa Immortal Naga Emas

Dia adalah Dewa Bayangan, penguasa dari dimensi kegelapan dan kekuatan utama di balik Bayangan Abadi. “Berani sekali kalian mencemari dimensi kekekalan dengan ambisi kalian,” suaranya bergema, penuh kemarahan. “Kalian akan membayar mahal untuk itu.” Dewi Naga Emas dan Qian Feng merasakan tekanan luar biasa dari kehadiran Dewa Bayangan, namun mereka tidak gentar. Qian Feng mengangkat Pedang Hampa Bayangan, matanya penuh tekad. “Jika kau mencoba menghentikan kami, kau hanya akan menemui kehancuranmu sendiri.”
108.0K viewsCompletedAdded to Library 279 Times as dewa hampa
Read
+Library
Skandal Sang Sopir

Skandal Sang Sopir

Mata Dewa membulat tidak berkedip saat melihat Dahayu yang hanya mengenakan handuk pendek selutut warna putih menutup separuh tubuhnya. "Mas Dewa ngapain?" Dahayu bertanya. Entah dia sengaja atau memang polos pemikirannya, dia masih berdiri di depan pintu kamar mandi tanpa punya rasa malu. "Aku haus." Dewa menelan salivanya ketika melihat bagian dada yang separuhnya tertutup kain, tetapi masih terlihat basah pada bagian yang tidak tertutup.
108.8K viewsCompletedAdded to Library 192 Times as dewa hampa
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status