Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bara di Balik Mahar

Bara di Balik Mahar

Ini bukan dunianya. Setelah permainan selesai, mereka membersihkan diri dan berganti pakaian. Jessica tampil sangat elegan. Ia mengenakan blazer putih gading dengan potongan yang pas di badan, berkerah V yang anggun, dihiasi kancing mutiara beraksen emas. Blazer itu dipadukan dengan rok mini plisket senada, high heels berwarna nude, serta tas bermerek yang menggantung di tangan kanannya.
10273 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6 kali sebagai di balik layar 21
Baca
+Pustaka
Dari Balik Lensa

Dari Balik Lensa

Moira tertegun saat tiba-tiba pesan itu berbalas, yang artinya Maruli tidak dalam keadaan tidur saat ini. [Okay] Moira mengernyit. Ia mengharapkan Maruli memberi jawaban lebih panjang. Bahkan mengomel akan lebih baik. [Besok saya kembalikan, Bang.] Moira mengirim sebuah pesan lagi. Balasan dari pesan itu membuat Moira mendadak bingung. [Lo simpen aja, gue masih punya satu lagi.] Gadis itu membelalak. Maruli mungkin sedang tidak sadar mengatakannya. Lelaki itu baru saja menitipkan padanya sebuah kartu dengan saldo hampir dua ratus juta.
10378 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai di balik layar 21
Baca
+Pustaka
Di Balik Nama dan Luka

Di Balik Nama dan Luka

Tentang nama-nama yang ia hafal, dan tangan-tangan yang bermain di balik bisnis malam. Matanya berkaca-kaca, tapi suara Maya mantap. “Aku ingin ini berakhir. Bukan untukku saja. Tapi untuk semua yang belum sempat bicara.” ** Sementara itu, Dino melangkah cepat ke dalam sebuah rumah di pinggiran kota. Di depannya, layar besar menampilkan wajah Maya yang sedang bersaksi. “Dia benar-benar buka mulut,” gumamnya. Siluet pria dari balik layar—orang yang dulu pernah mengancam Dino—muncul kembali.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai di balik layar 21
Baca
+Pustaka
Di Balik Senyum Palsu

Di Balik Senyum Palsu

tanya Susi sembari mengambil dompet dari saku celananya. "Balado ayam, tumis kangkung, tumis pare, bacem tempe. Semuanya jadi 23 ribu Sus," ucap Devita setelah menghitung semua yang dipilih Susi. "Nggak ada uang kecil Vit," ucap Susi setelah membuka dompetnya. Tangannya mengeluarkan beberapa lembar uang berwana merah. "Gimana ya? aku juga belum ada kembalian," Devita menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.
804 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai di balik layar 21
Baca
+Pustaka
Dead&Queen

Dead&Queen

Tapi di tengah layar muncul pesan baru, satu kalimat yang bikin dadanya sesak. WELCOME BACK, REINA. Jari Reina berhenti. Pandangannya terpaku. “Enggak… ini gak mungkin.” Layar berkedip lagi. Huruf-huruf muncul seperti bisikan: YOU WATCHED THEM. YOU HID THE TRUTH. NOW IT’S YOUR TURN TO BE SEEN.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai di balik layar 21
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status