Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Balik Tirai Malam

Di Balik Tirai Malam

“Bahkan kamu, Arden. Kau datang untuk menyembunyikan sesuatu. Dan aku rasa, akhirnya, itu akan terungkap.” Arden terdiam. Kata-kata Gabriel menembus lapisan pertahanannya yang sudah lama ia bangun. “Apa maksudmu?” Gabriel tersenyum tipis, tapi tidak ada kehangatan dalam senyuman itu. “Tirai Malam bukan sekadar acara biasa. Itu adalah pintu untuk mengungkapkan sisi terdalam diri kita, sesuatu yang bahkan kita sendiri tidak ingin lihat.”
841 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai di balik layar 21
Baca
+Pustaka
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

Kemudian, dia menoleh kearah belakang, lalu berteriak, “Zahir! Ayo kita pulang bersama dengan Massika ….” Sontak, Aku terkejut mendengar itu. Namun, lebih terkejut lagi, ketika Zahir menyentak Alya sambil menatapku dengan tatapan sinis. “Nggak mau! Malas banget kalau harus pulang bersama dengannya!” “Eh, siapa juga yang ingin pulang bersama dengan kamu! Alya, kalau kamu ingin pulang dengannya, yah sudah! Aku pulang sendiri saja …,” sentakku lebih keras.
108.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai di balik layar 21
Baca
+Pustaka
Di Balik Wajah Sang Miliuner

Di Balik Wajah Sang Miliuner

katanya lirih. Ia berbalik dan berjalan pergi meninggalkan Emiliano sendirian di tengah ruangan. Pria itu berdiri dalam diam dan tatapannya perlahan mengeras. *** Valeria berdiri di depan layar besar yang menampilkan berita yang sama. Foto Virginia muncul lagi. Lucia berdiri di sampingnya. “Ini baru permulaan.” Valeria mengangguk pelan dan atapannya tidak goyah.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai di balik layar 21
Baca
+Pustaka
Cinta Di Balik Layar

Cinta Di Balik Layar

Ucapnya dengan suara parau khas bangun tidur. Ia pun meraba-raba bagian bawah bantalnya dengan acak. Ekspresinya sedikit berubah kala ia menemukan gawainya disana. Total sepuluh detik ia memandang layar gawainya dengan tak percaya. Notifikasi begitu ramai akan komentar dan suka dari aplikasi novel online miliknya. Perempuan itu mengucek matanya sekali lagi, ia menggeleng dan menampar pipinya cukup keras. “Key, bangun bodoh. Lo masih mimpi pasti”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai di balik layar 21
Baca
+Pustaka
Terjerat Skandal Akibat Ambisi Mertua

Terjerat Skandal Akibat Ambisi Mertua

Layar retak menampilkan pesan terakhir yang belum sempat ia baca. [Terlambat lagi, Sayang.] . . To be continue ~
10985 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai di balik layar 21
Baca
+Pustaka
Cinta Di Ujung Botol

Cinta Di Ujung Botol

Di balik layar besar Terlihat Anna dan Robby duduk terikat di atas kursi logam. Wajah mereka babak belur, dan sebuah pistol diletakkan tepat di samping kepala masing-masing—seolah kematian hanya menunggu perintah. Rio menatap layar itu dalam diam. Tatapannya tajam, lalu beralih kepada Lucifer. Bibirnya menyeringai miring.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai di balik layar 21
Baca
+Pustaka
Anggar : Di Balik Tirai Kegelapan Negara

Anggar : Di Balik Tirai Kegelapan Negara

Dia mengungkapkan kepadanya tentang konspirasi yang mereka temukan dan meminta bantuan. Aria terkejut mendengar semua itu, tetapi dia merasa termotivasi untuk membantu. "Kami butuh bukti yang lebih kuat untuk dapat bertindak. Saya akan bekerja dari dalam dan mencoba mendapatkan informasi lebih lanjut tentang rekening-rahasia ini," kata Aria dengan hati-hati. Anggar merasa berterima kasih atas dukungan Aria dan harapan barunya dalam perjuangan ini. Dia berharap bahwa dengan bantuan Aria, mereka dapat mendapatkan informasi yang lebih kuat tentang konspirasi ini.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai di balik layar 21
Baca
+Pustaka
Dibalik Cincin Perjanjian

Dibalik Cincin Perjanjian

Retak di Balik Dinding Dingin Keesokan harinya, Karin berdiri di depan cermin besar apartemennya. Bayangan yang terpampang masih sama: tatapan dingin, wajah kuat, dan sikap tak tergoyahkan. Namun jauh di balik refleksi itu, ada sesuatu yang mulai bergeser. Bukan karena pertunangan. Bukan karena keluarga.
10663 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai di balik layar 21
Baca
+Pustaka
Di Balik Senyum Istri

Di Balik Senyum Istri

Ya ampun mau apa lagi dia ke sini. “Loh kok enggak di buka Dek pintunya malah di sini?” Bang Andre tiba-tiba saja sudah berdiri di belakangku. “Ini Mas lihat deh, mau apa coba Mas Bagas bertamu jam segini?” tanyaku. “Jadi di luar Bagas?” Bang Andre langsung melihat ke layar ponselku yang sudah tersambung dengan kamera CCTV tentunya. “Ganggu aja,” lirihku.
1078.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai di balik layar 21
Baca
+Pustaka
Di Balik Topeng si Pembunuh

Di Balik Topeng si Pembunuh

William tersentak mendengar teriakkan dari Kinara, begitupun dengan Caca yang masih setia berada di ambang pintu. Tidak ingin membuat Kinara emosi kembali, William dengan perlahan kembali membaringkan tubuhnya dan memainkan kembali game di ponsel miliknya. Harga diri William tidak ingin terluka lebih jauh lagi di hadapan karyawan Kinara. Maka keputusan untuk kembali berbaring adalah yang paling tepat.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai di balik layar 21
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status