Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Di Balik Hujan

Di Balik Hujan

Aku mendapat giliran pertama untuk maju ke depan kelas. “Selamat pagi, teman-teman … namaku, Massika. Aku tinggal bersama dengan kakak dan ibuku. Rumahku tak jauh dari sekolah ini. Hobiku, bermain dengan hujan,” kataku, dengan penuh semangat. “Hahaha … bermain dengan hujan? Hati-hati, nanti di sambar petir, loh …,” sorak Zahir, mengejekku.
108.0K viewsOn holdIdinagdag sa Library 288 Beses bilang di kaki bukit cibalak
Read
+Library
SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

Pokoknya harus makan di tempat tidak mau pesan antar. Walau beberapa kali menyecap tanya akan perilaku janggalnya, kakinya tiba juga di sana. Mengambil tempat duduk di sisi kanan di ujung kedai dan segera memesan daeji galbi dengan penuh suka cita. Sejurus kemudian, kepulan iga sapi segar yang bersentuhan dengan alat pemanggang berdifusi di udara, menghasilkan asap beraroma khas yang membuat Jihye meneguk salivanya tidak sabar.
107.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 208 Beses bilang di kaki bukit cibalak
Read
+Library
Kafan Hitam

Kafan Hitam

Angin sesekali berembus, menyapa dedaunan, memaksa mereka berguguran ke tanah. Begitu tiba di pinggiran bukit, Ki Jalu dan Badru menghentikan langkah. Di depan mereka tersaji titik-titik cahaya yang berasal dari perumahan warga Ciboeh, tempat yang akan menjadi saksi bagaimana impian mereka dan semua pendahulu mereka selama berpuluh-puluh tahun akan terwujud. Perjuangan dan kesabaran mereka serta leluhur mereka sebentar lagi akan terbayar lunas dengan kujang pusaka itu.
9.774.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.2K Beses bilang di kaki bukit cibalak
Read
+Library
CINTA DIBALIK CADAR

CINTA DIBALIK CADAR

Lalu dia melangkah cepat ke arah pintu dan membukanya. "Selamat pagi pengantin baru, denger-denger ada yang mau buat surprise nih," suara Anggia terdengar berbisik di akhir kalimatnya. Anggia dan Reyhan sudah terlihat rapi pagi ini, sebab mereka berempat berencana untuk pergi ke beratan bedugul untuk menikmati panorama danau beratan bedugul di daerah pegunungan Bali yang asri. Tentunya setelah acara pengungkapan cinta Hardin dilangsungkan. Tanpa mereka tahu kini keadaan telah berubah. Anggia menerobos ke dalam kamar Hardin dan Katrina sebelum sempat Hardin menjelaskan.
9.723.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 682 Beses bilang di kaki bukit cibalak
Read
+Library
Antara Laki-laki, Wanita dan Materi

Antara Laki-laki, Wanita dan Materi

usul Dodit. Berpikir sejenak, kemudian Rian langsung menjawab, “Oke, gua coba. Semoga Citra mau ikut!” Rian sudah sering mendengar tentang Bukit Cukul yang terletak di Pangalengan, bukit sekaligus kebun teh itu menyuguhkan pemandangan cantik dengan bukit yang bergelombang, ditambah rumputnya yang berwarna hijau mempersembahkan nuansa alami dan asri dari bukit itu. Dengan demikian, Rian berpikir pasti Citra pasti senang jika diajak berlibur ke Bukit Cukul.
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 91 Beses bilang di kaki bukit cibalak
Read
+Library
Tiga Bayi Sang Mafia

Tiga Bayi Sang Mafia

Pagi-pagi sudah di suguhkan pemandangan bukit kembar Alena yang montok. "Hei, Nyonya, apa kamu mau menggodaku?" tanya Cakra yang menggoda Alena. Mendengar perkataan dari Cakra Alena membolakan matanya. Sudah jelas si kembar sedang asi, pria tampan ini mengatakan menggodanya.
10118.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.0K Beses bilang di kaki bukit cibalak
Read
+Library
Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi

Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi

Apakah ada foto seperti itu di sini sekarang? Rossa bingung dan ragu-ragu, tetapi gagal menahan rasa ingin tahu di lubuk hatinya dan mengeluarkannya dengan lembut. Ini adalah sepasang foto. Di foto itu, terlihat pasangan yang sangat cocok, pria bertalenta dan wanita cantik. Wanita natural yang pernah dilihat oleh Rossa, tetapi prianya sangat halus dan terlihat sopan. Rossa melihat foto itu dan melihat tulisan di belakangnya "Kalila dan Timmy, souvenir foto Gunung Sibayak."
9.361.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 2.1K Beses bilang di kaki bukit cibalak
Read
+Library
Titik Balik Gadis Terabaikan

Titik Balik Gadis Terabaikan

Tidak ada ayah atau pun ibu yang mendampingi gadis itu menuju aula ijab kabul. Ketika ia mulai melangkah memasuki aula, banyak pasang mata yang terpukau atas kecantikan gadis pemilik mata biru tersebut. Begitu juga dengan seorang pemuda yang tengah menanti kedatangan mempelai wanitanya, ia sampai tak berkedip saat pandangan mereka saling bertabrakan. Sedangkan Cyra sempat tertegun melihat calon suaminya duduk di kursi roda, tidak ada yang memberitahunya jika calon suami yang akan menikah dengannya adalah pemuda lumpuh.
1.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 45 Beses bilang di kaki bukit cibalak
Read
+Library
Noda Merah di Hari Jadi Pernikahan

Noda Merah di Hari Jadi Pernikahan

Membuat Mitha menggeliat, apalagi saat tangan kanan Cakra mulai menyentuh salah satu bukit kembar miliknya. “Cakra,” panggil Mitha. Badannya sudah di luar kendali, apalagi kala Cakra mulai memasukkan tangannya ke dalam baju dinas miliknya. Menyentuh secara langsung dengan kulitnya sendiri. Aktivitas gila itu terus berlanjut. Desahan demi desahan terus lolos keluar dari mulut Mitha. Salah satu bukit kembarnya diisap oleh Cakra.
104.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 131 Beses bilang di kaki bukit cibalak
Read
+Library
TUMBAL PENGANTIN

TUMBAL PENGANTIN

Suara ratusan kumbang tiba-tiba saja terdengar bising, serangga itu beterbangan di langit-langit rumah sampai menggulung. "Astaghfirullah," ucap Pak haji. "Ada yang menyerang saya. Tapi gak apa-apa." Kemudian kumbang itu kembali masuk ke sarangnya lewat lubang di dapur. Sementara itu, Intan sudah agak membaik, namun kakinya lemas sampai berdiri pun harus dibantu suaminya.
102.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 68 Beses bilang di kaki bukit cibalak
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status