Catatan Usang
“Aku sudah bilang ‘kan, jika aku pergi lebih dahulu. Kamu harus menikah lagi, aku enggak mungkin seegois itu memintamu untuk terus memikirkanku. Sementara, aku tidak bisa memelukmu saat kamu membutuhkannya.”
“Tuh ‘kan Mas bilang begini, berarti dugaanku benar. Sudah sampai tahap seperti apa sakitmu itu, Mas?”
“Urusan umur itu milik Allah Prily, cukup doakan saja semoga Allah memperpanjang umurku.”
“Jangan nangis!" katanya sambil mengusap wajah, mengeringkan air mata yang terus saja membasahi pipiku.
“Bagaimana aku enggak nangis, kamu bakal pergi."
Bab Populer