Dimanja Nyonya Dan Nona Muda
Hari itu udara bandara terasa sangat gerah, namun Juned berdiri tegak dengan setelan rapi, menunggu kedatangan pria paling berpengaruh di keluarga majikannya.
Saat jemari mereka bertautan dalam jabat tangan itu, sinar matahari dari jendela besar bandara memantul tajam pada pergelangan tangan Tuan Besar. Juned sempat terpaku selama beberapa detik, matanya tak sengaja tertuju pada sebuah jam tangan mewah dengan strap kulit buaya berwarna cokelat gelap dan bezel emas yang berkilau elegan.
"Maaf Tuan... jam tangan yang sangat bagus," puji Juned tanpa sadar, suaranya sedikit bergetar karena terkesima melihat detail kerumitan mesin jam di balik kaca safirnya.