Serenade Cinta Dibawah Bintang
Bukan tawa bahagia, tetapi tawa getir yang muncul saat dua orang saling memahami luka satu sama lain.
“Aku pernah berpikir,” kata Adrian pelan, “kalau hidup itu kayak langit malam. Kadang gelap, kadang cuma ada satu-dua bintang. Tapi selalu ada cahaya, sekecil apa pun.”
Luna mendongak, menatap bintang-bintang di atas sana. “Aku sudah lama tidak lihat cahayanya.”
“Kamu lihat sekarang, kan?” Adrian menunjuk langit. “Itu artinya kamu masih mau bertahan.”