Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dikira Preman Suamiku Ternyata Sultan

Dikira Preman Suamiku Ternyata Sultan

Perlahan tapi pasti, suara Fadil merenggut rasa kantuknya, sehingga Aisyah membuka mata dengan perlahan dan menggeliat pelan di tempatnya. “Hm? Kamu udah pulang, Dil?” Tanya Aisyah, masih dengan posisinya yang berbaring, hendak tertidur lagi. Fadil menyimpan tas, lalu kembali ke sebelah Aisyah seperti tadi. Ada hal penting yang ingin ia sampaikan pada kakaknya itu. “Bangun dulu, Mbak. Ada hal penting yang mau Fadil bicarakan!!” Pinta Fadil.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 340 kali sebagai dibalik cadar aisyah
Baca
+Pustaka
Izinkan Aku Menghalalkanmu

Izinkan Aku Menghalalkanmu

"Mereka serasi bukan?" Tanpa Aisyah sadar, ternyata dirinya telah berdiri di depan pintu utama villa. Langkah kecil Aydan telah membawanya kembali mengarungi luka yang sempat terlupa sesaat. "Iya," jawab Aisyah sambil memandang ke sembarang arah. "Mereka sangat serasi." "Kamu cemburu melihat mereka berdua?"
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai dibalik cadar aisyah
Baca
+Pustaka
Noda di Balik Cadar Aluna

Noda di Balik Cadar Aluna

gadis itu menyedot air mineral itu dari balik kain cadar putih yang ia kenakan. Di ruang gedung keadaan sudah sangat hening. Semua orang sedang khusuk menunggu ijab kabul yang akan dilakukan oleh Ja'far langsung. "Silahkan!" ucap penghulu kepada Keduanya. "Bismillah ... saya nikahkan putri saya, Aluna Aisyah binti Ja'far Abdulmushawir dengan Engkau, Hamzah Abdullah bin Muhamad Abdullah, dengan mas kawin senilai seratus dirham di bayar tunai!" ucap Ja'far dengan suara yang sangat mantap.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai dibalik cadar aisyah
Baca
+Pustaka
Ketika Tuan CEO Memintaku Kembali

Ketika Tuan CEO Memintaku Kembali

Sosok tinggi tegap itu, dengan setelan jas hitam yang membalut tubuhnya sempurna, memancarkan aura familiar yang langsung menusuk relung hati Aisyah. Jantung Aisyah berdesir hebat, ia mencoba mengalihkan pandangan, berpura-pura tertarik pada pajangan di dekatnya, namun ia tahu Adrian juga menyadari kehadirannya. Sejak perpisahan mereka bertahun-tahun lalu, Aisyah tak pernah benar-benar melupakannya. Adrian adalah babak dalam hidupnya yang ia simpan rapi, tak pernah dibuka lagi, namun juga tak pernah benar-benar tertutup.
886 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai dibalik cadar aisyah
Baca
+Pustaka
Manajer Cantik Milik Bos Dingin

Manajer Cantik Milik Bos Dingin

Sesulit itukah? “Memang apa sulitnya membuka cadar, kalau kau sudah mundur, maka tidak akan ada kesempatan lagi!” teriak Eldwin tepat saat tubuh Aisha menghilang dibalik pintu. Mungkin Aisha mendengarnya. Namun, dia lebih memilih tak mempedulikannya.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai dibalik cadar aisyah
Baca
+Pustaka
Dibalas Dengan Dusta

Dibalas Dengan Dusta

Sementara Kinan memandangnya heran dan bisa ia rasakan bahwa sesuatu yang tidak baik terpancar dari dalam tubuh wanita itu. “Siapa itu, Kinan?” Nenek Lasmi muncul dari dalam rumah dengan tongkat di tangannya. “Loh, Astari? Benarkah itu kamu?” tanya Nenek Lasmi lagi. Kali ini dengan nada suara yang terdengar lebih ceria. Kinan menggeser tubuhnya untuk Nenek Lasmi yang sudah berjalan mendekatinya. “Iya, Nek. Ini Tari.” Tari mengulurkan tangan dan mencium punggung tangan Nenek Lasmi yang disambut dengan isakan tangis dari Nenek Lasmi itu sendiri.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai dibalik cadar aisyah
Baca
+Pustaka
KUKEMBALIKAN KEKASIHMU

KUKEMBALIKAN KEKASIHMU

*** Flashback “Sayang, kamu kemana aja sih?” Lily menggerutu karena Verell telat menemuinya, pria itu hanya tersenyum dan mengecup keningnya. “Maaf ya, Sayang. Tadi aku lagi ketemuan sama Leon, jangan marah dong, nanti cantiknya berkurang.” godanya seraya mencubit ujung hidung Lily. “Benar, ketemuan sama Leon bukan gadis lain?” desak Lily.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai dibalik cadar aisyah
Baca
+Pustaka
Istri Pilihan Suami

Istri Pilihan Suami

Ida menghembuskan napas, ia lega akhirnya Aisyah yang selalu membantah sekarang diam. Aisyah tak bisa berkata apa-apa di depan mertuanya, ia pun mundur dengan menarik kursi roda menggunakan kedua tangannya dan pergi ke kamarnya. Tak berselang lama Hamish menyusulnya karena mau ganti baju untuk berangkat kerja.
1065.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai dibalik cadar aisyah
Baca
+Pustaka
Gadis Di Ujung Cangkir

Gadis Di Ujung Cangkir

Sekarang bayang itu seakan duduk dihadapanya, layaknya model lukisan, dia duduk dengan kaki yang semampai bersandar di bangku kecil dengan ukiran kayu bermotif burung. Kali ini tidak ada kata-kata, hanya saja bayangan tersebut seakan-akan sedang bercerita. Pria itu hanya terduduk memperhatikan dan melukiskan keindahan tersebut. Kanvas pun merekahkan warnanya. Terlihat sosok tersebut dengan gaun merah, dengan latar padi-padi yang sedang permai-permainya. Tak lupa ada seekor kerbau yang sedang mengangkut padi-padi untuk digiling. Gadis itu bak dewi sri yang mampu memakmurkan ladang-ladang petani. Yang mampu mendatangkan memakmurkan sawah yang kering diterpa harapan kosong dari pemerintah, mung
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai dibalik cadar aisyah
Baca
+Pustaka
Di Balik Cadar Istri Sah

Di Balik Cadar Istri Sah

"Astaghfirullah...." Air mata itu kembali lagi meluncur dengan bebas membasahi cadar nya, cinta yang dulu sempat dia dapat dari Rian dan keluarga nya berakhir dengan sebuah tuntutan yang pahit. Kring' kring' kring' "Assalamualaikum." Ucap Sella yang mendengar telpon nya berdering lalu mengangkat nya. "Waalaikumussalam, dimana kamu?" "Aku mau ke vila papah kak."
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai dibalik cadar aisyah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status