Dihina Suami dan Mertua, Didekap Adik Ipar
"Demi Tuhan, Shaluna! Bukan Ragan yang gak bergairah, tapi tubuh kamu gak bikin nafsu!"
Tiga tahun Shaluna dituntut memiliki anak, tapi bahkan Ragan sendiri jarang menyentuhnya. Perlahan, kebenaran mulai terkuak. Shaluna tahu Ragan bukanlah pria yang menyukai perempuan.
Keiran, adik tiri suaminya, orang yang seharusnya dijodohkan dengannya dari awal, datang mengisi tubuhnya. Pria itu menuntut haknya yang sejak awal dicurangi, ia ingin mengambil kembali Shaluna untuk dijadikan istrinya.
"Shaluna, sudah saya bilang tubuh kamu nggak salah. Lihat, sekarang kamu hamil anak saya."