Yes, I Do
ujar Dicky.
“Tidak selamanya air mata perlu diketahui oleh orang lain. Lagi pula, aku menangis bukan untuk mencari perhatian orang lain. Tidakkah kamu merasa usahamu itu sia-sia karena aku tidak pernah merasakan kehadiranmu? Hm, meskipun demikian, aku ucapkan terima kasih karena kamu sudah menemaniku. Sekarang aku punya Keenan dan orang tua Finn yang akan selalu menjadi keluargaku. Kamu tidak perlu repot-repot lagi. Selamat tinggal, Dicky! Semoga kamu menemukan kebahagiaanmu di sini.” Aku berkata dengan nada suara bergetar.
Iya, aku menangis karena merasa jengkel, kecewa, sakit hati, dan sedih. Semua perasaan ini terasa bertumpuk-tumpuk dan menyakitkan.
Hot Chapters