SABDA CINTA
Ketika Cinta berbalik badan, dia terkejut karena melihat Dika sedang berada di hadapannya, bahkan sangat dekat, membuat Cinta memundurkan tubuhnya.
"Hai," sapa Dika sambil tersenyum lebar.
Cinta tak menyahut, dia memandangi Dika dari atas sampai bawah.
"Ekhem, kenapa memandangiku seperti itu, kamu terpesona denganku, ya?" tanya Dika dengan percaya diri.
"Narsis."
Dika tergelak kencang, kemudian berdeham sejenak untuk kembali menormalkan detak jantungnya yang tidak karuan.