Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Petaka Dua Garis

Petaka Dua Garis

Jangankan mau membantu, anaknya saja enggan dia sapa. “Dinda tidak mengambil Faraz?” tanyaku dengan suara pelan pada Azka. Kulirik Sarfaraz yang asyik berdiri di samping sang paman. Berjinjit demi melihat apa yang kami lakukan terhadap tumpukan wadah kotor dalam wastafel. Azka menggeleng pelan. Wajahnya terlihat begitu frustasi. “Kak Dinda semakin berubah. Dia seolah tak lagi peduli dengan anak sendiri. Ini semakin parah ketimbang saat dia menjanda dulu.”
1032.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 744 kali sebagai dinda azani
Baca
+Pustaka
BALASAN UNTUK SUAMIKU

BALASAN UNTUK SUAMIKU

Mungkin, karena ia belum terbiasa bekerja penuh seharian. Azan Magrib berkumandang syahdu, Dinda segera mengambil mukena untuk menunaikan kewajibannya. Masih ada rasa sesak, biasanya Helmi yang menjadi imamnya, jika ia sedang berada di rumah. 'Astaghfirullah, Astaghfirullah.' Dinda terus beristighfar dalam hati, bukannya khusyu karena akan menghadap Allah malah memikirkan lelaki yang jelas-jelas sudah mengecewakannya!
9.8189.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.2K kali sebagai dinda azani
Baca
+Pustaka
DIA

DIA

Kali ini Dian anak Joan yang berbicara. "Tante mungkin tidak tahu, kalau kami ini jenius. Tapi juga nggak perlu orang jenius hanya untuk membela ibunya karena itu memang sudah tugas anak, terlebih jika kehormatan ibunya dihina di depan mata seperti ini. Jika Mas Tama tampak 'sok' buat kalian tentu saja begitu terlebih dia adalah satu-satunya laki-laki dalam keluarga kami. Bunda, Lika nggak jadi punya ayah deh, kita kembali ke Cianjur saja ya?" Kali ini Anulika yang membalas perkataan Dian. Tangan Anulika terulur guna meraih tangan sang bunda. Saat Almira mau membuka suara. Davka lebih dulu berucap sembari merengkuh Almira dalam dekapan.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 354 kali sebagai dinda azani
Baca
+Pustaka
JandA

JandA

Ucap Melda lirih. "Saya orang yang perhitungan, Nona Melda! Saya tak mau perusahaan ini mengeluarkan uang percuma hanya untuk menggaji atasan yang tak becus dan pandai mengurus karyawannya! APA KALIAN SEMUA DENGAR ITU! AKU, ALINE ANDERSON, PEMILIK SEKALIGUS PEMIMPIN ALINE PUBLISHING AKAN SEGERA MEROMBAK SEMUA KEPALA DEPARTEMEN YANG ADA DI PERUSAHAAN INI!"
105.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai dinda azani
Baca
+Pustaka
DINAR

DINAR

jelas dayang yang bernama sania dengan nada serius "aku tau sania, aku sedang berusaha" ujar lunar sambil memalingkan badannya menjauhi sania Sania memang kepercayaan ratu, dayang pendamping lunar, meski usia nya sudah tidak muda lagi tetapi dia terlihat muda bahkan tampak seumuran dengan lunar, dia sudah tau tentang hubungan lunar dengan dinar, tetapi dia masih menyimpannya rapat karena disisi lain dia juga sangat sedih melihat lunar selalu termenung, hanya fialah satu satunya yang nengerti lunar,
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai dinda azani
Baca
+Pustaka
Dari Mantan Jadi Ipar

Dari Mantan Jadi Ipar

"Sha, ini ada apa? Kok—" "Diam!" Aku membentak Azka, membuat pria itu tak bisa melanjutkan ucapannya. "Heh, Gila! Pergi sana! Aku nggak ...." Ucapan Kak Dinda menggantung. Kini dia memegangi perutnya sembari meringis. Hmm ... paling-paling hanya akting.
1012.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai dinda azani
Baca
+Pustaka
(NOT) PERFECT BOYFRIEND

(NOT) PERFECT BOYFRIEND

ancam Ardzan, karena Ardzan punya rahasia tentang Dinda. "Tapi, Zan-" 'Plak' Ardzan menampar Dinda, "BERANI LO NGELAWAN GUE?!" Dinda memegang bekas tamparan Ardzan dengan kedua tangannya, Dinda mencoba untuk tidak menangis dan merintih kesakitan. "Kenapa Diem? Mau nangis lo? Dasar cengeng!" Kata Ardzan. Dinda menundukan kepalanya. Ardzan menarik rahang Dinda dengan kasar, "Sekali lagi lo lawan perintah gue? Abis lo sama gue!" Ardzan tersenyum dengan licik.
9.83.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai dinda azani
Baca
+Pustaka
Mendadak Menikahi Dokter Kaya Misterius

Mendadak Menikahi Dokter Kaya Misterius

"Aku ... aku akan menggunakan SIM nya lagi sekarang. Kamu siap?" Dinda meneguk salivanya. Ia tak sanggup menjawab. Bahkan tak sanggup melihat wajah tampan di hadapannya. "Allahuakbar Allahuakbar!" Suara azan magrib terdengar dari ponsel Dinda. Andra tersenyum lembut. "Kita shalat berjamaah dulu deh kalo gitu." "Shalat jama'ah?"
9.86.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai dinda azani
Baca
+Pustaka
ASI Untuk Bayi Miliuner

ASI Untuk Bayi Miliuner

Anisa yang mulai khawatir, memegang tangan Widia dan berbisik padanya, "Widia... Bagaimana kalau kita pergi saja dari sini? Aku kuatir, kalau Dinda benar-benar memanggil orang-orangnya. Aku yang sekarang belum cukup kuat untuk melawan dia. Aku tidak punya pendukung sama sekali! Jika kita memaksa untuk melawannya, aku kuatir kita akan berakhir buruk!" Sedikit mendengar yang dikatakan Anisa, Dinda dengan percaya diri berkata, "Sudah mulai merasa takut, kan? Orang-orang rendahan seperti kalian, memang seharusnya kami injak!" Dia tersenyum sinis dan melanjutkan, "Lihat saja, aku sudah mengirim pesan pada ayahku, dan dia akan segera mengirim orang-orangnya untuk memberi kalian pelajaran!"
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai dinda azani
Baca
+Pustaka
Miskin Gara-gara Nikah Lagi

Miskin Gara-gara Nikah Lagi

Wanita itu malah meletakkan kantong wadah bekal di tangan suaminya, dan berjalan santai menghampiri Aini. "Sepertinya kita belum berkenalan. Namaku Dinda," ujarnya dengan senyum di bibirnya. Tak lupa tangan terulur. Zul yang sedari tadi menjaga Aini supaya tidak lepas kendali, terperangah. Gerangan apa yang direncanakan wanita itu? "Aini." Wanita itu membalas uluran tangan Dinda dengan santai, tanpa merasa bersalah. "Sepertinya kita pernah bertemu?" Dinda bertanya dengan melipat tangan di depan dada. Tutur katanya masih terkendali.
10129.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai dinda azani
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status