Pulang Ka Bako
Dengan sentakan dalam, Fahri menginjak pedal gas.
"Yaah, Uda. Kok jadi kayak gini?" Dinda menoleh ke arah Fahri setelah membaca isi pesan dari group keluarga ibunya Fahri.
Memang Dinda sempat mengatakan mau jika dinikahkan dengan Fahri, tetapi ia tak mau jika Fahri malah terganggu dengan berita perjodohan mereka itu. Rasa suka Dinda terhadap Fahri cukup sampai level kagum, ia tak mengharap lebih. Bagi Dinda, menikah adalah hal sakral yang hanya dilakukan oleh dua orang yang saling mencintai, bukan karena keterpaksaan. Walaupun dalam drama yang sering ia tonton, pada akhirnya pasangan yang awalnya menikah karena terpaksa itu akan saling jatuh cinta, tetapi Dinda cukup pintar untuk membedakan
Sikat na Kabanata