Jangan Jadikan Aku Babumu, Dik!
terang Arman dengan sudut bibir menyunggingkan senyum kemenangan, karena rencananya berjalan dengan baik.
Setelah semuanya diurus dengan orang kepercayaannya, akhirnya pernikahan Arman dan Dinda terlaksana juga. Meski pernikahan mereka sederhana, karena menikah di KUA yang terletak di sudut kota Medan. Yang mana, hanya dihadiri oleh beberapa orang saksi saja. Sementara yang menjadi wali nikah untuk Dinda sendiri, diwakili oleh wali hakim karena ayah Dinda sudah meninggal dunia.
Awalnya, Dinda tidak setuju dengan menikah seperti itu, karena sebagai seorang perempuan, Dinda juga ingin menikah secara meriah. Dan dihadiri oleh banyaknya tamu, yang berasal dari kalangan orang-orang kaya.
Hot Chapters