Hati yang Kau Sakiti
Kemudian, tanpa berpikir panjang, ia langsung memeluk Arga erat-erat, seolah ingin menyampaikan rasa terima kasih dan kebahagiaannya melalui pelukan itu.
Arga mengelus rambut Kiran yang ada di depannya, ia pun merasa senang bisa membuat wanita yang dicintainya begitu bahagia. Namun, beberapa kata yang keluar dari bibir Kiran kemudian membuat Arga terpaku.
"Aku mencintaimu …."
"Apa?" Arga berpura-pura tidak mendengar, meski jelas-jelas ia mendengar dengan sangat jelas.
Kiran mengangkat wajahnya sedikit, menatap Arga dengan sorot yang menangkan. "Aku mencintaimu," ulangnya sedikit lebih keras.