MATE
“Lalu, siapa nama pangeranku yang satu ini, tanyaku sambil menatap mata coklat yang sangat mirip dengan milik Maro.
“Namanya Stiff, dia adalah adikku,” jawab Maro membuatku tertegun. Bodohnya aku karena tidak menyadari bahwa dua anak ini memang benar-benar mirip. Tak salah lagi, mereka kembar. Bahkan wajah dan warna mata mereka sama. Hanya warna rambut mereka saja yang berbeda.
“Dia memang sedikit pemalu, tapi dia adalah anak yang baik,” kata Lily membuat Stiff semakin menundukkan kepalanya. Merasakan hawa canggung dari kedua anak itu membuat satu ide terlintas di kepalaku.
Capítulos Populares