Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menyerah

Menyerah

Itu yang terlintas di kepala Dita. "Aku mau menawarkan kesepakatan," jawab Elman datar, dia melangkah ke arah Dita yang tengah duduk di depan meja rias. "Jangan mendekat!" Dita mengangkat telapak tangannya ke depan, kode agar Elman menghentikan langkahnya. "Kesepakatan apalagi? Kamu belum puas melihat kehancuran keluargaku?" sinis Dita.
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 475 kali sebagai disagrees
Baca
+Pustaka
DIA YANG MENOLAK DIABAIKAN

DIA YANG MENOLAK DIABAIKAN

"Aku tidak peduli selama aku tidak punya hubungan apa-apa!" "Tapi aku tak suka!" "Peduli apa aku denganmu, sementara kau sendiri tetap menikah meski aku tak setuju!" Kami bertengkar dan saling berteriak, dengar jawabanku yang terakhir pria itu terkesiap dan kehilangan kata-kata.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai disagrees
Baca
+Pustaka
Dibalik perbedaan

Dibalik perbedaan

“Aku memberimu kesempatan, dan kau biarkan desa itu menyerang kita? Apa lagi yang bisa kau katakan sekarang?” Seraphina berusaha menjelaskan bahwa serangan itu bukan hasil dari kesepakatan mereka, tetapi kemarahan yang dipicu oleh tindakan sabotase. Namun, Raja Alden semakin sulit diyakinkan. Kepercayaan yang tipis mulai runtuh, dan situasi menjadi semakin genting. Ratu Mirabelle, meski ingin membela putrinya, juga mulai meragukan apakah perjanjian damai ini masih layak diteruskan.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai disagrees
Baca
+Pustaka
PARALLEL

PARALLEL

Xabi sudah bertekad pergi untuk mengembalikan ingatannya jika Agnes tidak bersedia menolong. “Kau tahu situasinya, ‘kan?” Agnes memastikan. Xabi menangguk sambil menyingkirkan bayangan dirinya yang pincang terlunta-lunta di jalan. “Baiklah, kau boleh pergi.” “Eh?” Xabi tidak mempercayai apa yang didengarnya.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai disagrees
Baca
+Pustaka
Vice Versa

Vice Versa

“Semua ada akibatnya.” “Bu, ada hal yang tidak saya setujui.” Kali ini Glen berdiri. “Mengapa pelanggaran per orangan menjadi tanggung jawab kita semua?” Sebagian kelas mendukung Glen dengan suara-suara kecil. Jelas-jelas mereka enggan terlibat.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai disagrees
Baca
+Pustaka
Difficult

Difficult

Mendengarkan semuanya dengan kepala lelah dan sesekali memaki dirinya yang tidak bisa menolak apapun. “Bagaimana, Pak?” suara Agus membuyarkan lamunannya. “Aku tetap nggak akan setuju.” Leo berkata santai “Banyak yang harus dikerjakan jika kita ingin mengubah konsep dan pastinya uang, aku agak malas kalau harus rapat masalah ini dan pastinya akan menanyakan masalah anggaran.”
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 227 kali sebagai disagrees
Baca
+Pustaka
Dilema

Dilema

Bahwa ia tidak akan dan tidak boleh merasakan hal itu. “Gue gak boleh ngerasain perasaan itu, dan kalau nantinya perasaan itu ada, gue bakal buang,” ~Dicky~ ***
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai disagrees
Baca
+Pustaka
My Stalker is a Vampire

My Stalker is a Vampire

tanyaku lagi. "Kalian balikan lagi?" Aku menghela napas, ternyata itu. Aku menggeleng sebagai jawaban dari pertanyaan Mom. Mom terlihat kecewa. "Kenapa tidak?" "Karena pemikiran kami telah berbeda. Entah kenapa, sekarang aku merasa tidak menyukainya lagi." atau lebih tepatnya semenjak aku menemukan kertas-kertas itu. Mom mengangguk. "Oh, begitu."
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai disagrees
Baca
+Pustaka
Istri Yang Disembunyikan

Istri Yang Disembunyikan

"Padahal di sini aku begitu percaya kepadamu. Ternyata kita mulai tak sejalan." "Pernyataan macam apa ini, Ro? Mulai tak sejalan? Maksud kamu?" Roger lelah menanggapi kecurigaan Agnes. Dia pun langsung memutuskan pembicaraan, bahkan sampai me-non-aktifkan ponselnya.
1021.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 850 kali sebagai disagrees
Baca
+Pustaka
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

“Oh, but I dont change that easily—tapi aku tidak mengubahnya semudah itu.” “Why not?” “Why dont we agree? I offer you a big win win solution—Kenapa kita tidak sepakat? Aku menawarkan solusi keuntungan bersama yang besar.” “I said the answer—Saya sudah katakan jawabannya.” “Hem, in that case. I cant draw apart of my big picture. How about we decide fairly—kakau begitu. Aku tidak bisa menarik kembali bagian dari gambar besarku. Bagaimana kalau kita putuskan dengan adil?”
9.82.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai disagrees
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status