Jatah Malam Untuk Mertua
"Kalau capek, istirahat aja, Mas.*
Kalimat itu membuat dada Leo terasa sesak. Ia memandang Dinda, istrinya yang sedang hamil, yang setia menunggunya pulang, yang percaya penuh padanya.
"Maaf ya, Sayang," ucap Leo tiba-tiba.
Dinda terkejut kecil. "Maaf kenapa?"
Leo menggeleng. "Gak tahu. Aku cuma… bersyukur punya kamu."
Dinda tersenyum hangat. "Aku juga, Mas."
Leo menarik Dinda ke dalam pelukan. Untuk sesaat, ia merasa tenang. Namun di sudut hatinya, ia tahu ketenangan itu rapuh.