Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hati yang lemah

Hati yang lemah

fireee eoeoeo fireee. .ssak da bultebora bow bow bow' Levi Sweatdrop melihatku yang sebelumnya mengalami gejala 4 L , letih, lelah, lesu, lemas. Menari dengan semangat yang membara di sekujur tubuhku.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai doa kelapangan dada
Baca
+Pustaka
Resep Cinta Dalam Doa

Resep Cinta Dalam Doa

Tapi karena pria itu semalam lembur dan tidur lagi selepas salat subuh jadi berantakan semuanya. "Kenapa Teren bertanya seperti itu sayang?" tanya Kaira. Putranya ini lagi aktif-aktifnya bertanya dengan pelafalan cadelnya. "Setiap pagi Elen ingin pup, perut Elen selalu sakit Amma. Apa perut dede Bima juga sakit?" Kaira terkekeh, menjawil hidung putranya dengan ibu jarinya yang penuh busa. "Itu namanya mulas sayang, rangsangan supaya Teren jadi ingin pup."
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai doa kelapangan dada
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Sang Hafidz

Istri Kontrak Sang Hafidz

“Aku duduk di tempat ini, dan aku nulis doa di kertas kecil.” Alya menatapnya penasaran. “Doa?” Damar mengeluarkan sebuah kertas lusuh dari dompetnya. Lipatannya sudah usang, tapi tulisannya masih jelas: "Ya Allah, jika dia baik untuk dunia dan akhiratku, maka dekatkan. Jika tidak, maka kuatkan aku untuk melepaskan." Alya menahan napas. Matanya berair. “Itu doaku buat kamu, Alya. Saat aku belum tahu kamu milikku atau bukan.”
656 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai doa kelapangan dada
Baca
+Pustaka
Istri Sementara untuk Tuan Terkutuk

Istri Sementara untuk Tuan Terkutuk

Happy Reading. Rasa sakit yang sempat memenuhi dada, penyesalan, amarah dan kesedihan tiba-tiba saja hilang. Seperti kembang api yang meledak-ledak, kini hancur dan menghilang. Tubuhnya terasa lebih ringan, dan air matanya tak menetes lagi. "Apakah tidak apa-apa. Membuat ruangan pribadi ini?" tanya Damara, yang sedang memakan apilnya sambil tiduran di atas paha Arron di sebuah sofa panjang.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai doa kelapangan dada
Baca
+Pustaka
Elara: Terlahir Kembali Dengan Penuh Luka

Elara: Terlahir Kembali Dengan Penuh Luka

masih lemah tapi lebih stabil dari sebelumnya. "apa kamu sedih?" Tanya Kael. Ia bisa melihat Chakra Lara yang berkumpul di dadanya. seolah ini bukan sedih biasa. Rasa sedih yang jika dibiarkan terlalu lama, jantungnya bisa saja meledak. mungkin juga Lara akan batuk darah karena menekan paru-parunya juga.
717 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai doa kelapangan dada
Baca
+Pustaka
Terjebak Trauma Sang Duda

Terjebak Trauma Sang Duda

Pria itu menunjukkan layar ponselnya padaku, tertulis nama "Dalena" Penuh keterpaksaan, aku mengangguk, berusaha mengerti sebelum Baeck memutuskan untuk mengangkat panggilan. "Iya, Dalen ...." "Mas, perut Dalen nyeri. Si kecil menendang terus. Apakah malam ini Mas bisa pulang? Biasanya, jika Mas usap, si kecil akan tenang. Dalen benar-benar tidak tahan, nyeri sekali." Isak tangis Dalena terdengar jelas di telinga kami.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai doa kelapangan dada
Baca
+Pustaka
Titip

Titip

Gelembung-gelembung udara seolah berdesakan ingin keluar dan masuk dengan volume maksimal, menimbulkan sensasi panas dan terbakar, yang sebenarnya disebabkan oleh emosi yang muncul memenuhi dada. “Abang?” tanyaku ulang. Seolah ingin memastikan bahwa telingaku tidak salah dengar. “Ais! Ayuk ni. Dak usah belagak grogi pulak. Cepatlah. Lah ditungguh, noh!” Dinda ngeloyor pergi tanpa rasa bersalah, tidak tahu bahwa sebenarnya sedang ada perang sengit di antara kami.
107.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai doa kelapangan dada
Baca
+Pustaka
Tuan Felix, Nona Minta Tanggung Jawabmu!

Tuan Felix, Nona Minta Tanggung Jawabmu!

Meraba kain tebal yang membebat dadanya—memastikan semuanya masih rata, masih aman dan masih terlihat sebagai seorang pria. Wanita pirang itu mengerjapkan mata, bingung. “Kenapa ... apa ada yang sakit?” “Ya! Iya, sakit dada, sesak,” jawab Rhea cepat, suaranya sedikit naik sebelum ia ingat untuk menurunkan oktaf. “Maaf. Saya sedang tidak enak badan.” Dia berbalik dan melangkah pergi sebelum wanita itu sempat bertanya lebih lanjut.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai doa kelapangan dada
Baca
+Pustaka
Diselingkuhi Tunangan Dinikahi Paman CEO

Diselingkuhi Tunangan Dinikahi Paman CEO

Foto USG berusia beberapa tahun—dengan tulisan ‘Baby Daviero - 8 weeks’. Lutut Adellia lemas. Tangannya memegang perutnya sendiri—perut yang sekarang membesar dengan kehidupan baru. Layar ponsel Keenan mendadak berkedip merah. Notifikasi dari smartwatch Adellia melaporkan. Detak jantung 145 bpm - Kategori: Stres Akut "Putar balik! SEKARANG!" raung Keenan pada supir, tangan mencengkram kursi mobil. Rapat senilai miliaran terhapus dari pikirannya.
101.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai doa kelapangan dada
Baca
+Pustaka
Kuretas Hidup Suamiku Dan Simpanannya

Kuretas Hidup Suamiku Dan Simpanannya

"Ada apa, coba ibu jelaskan apa yang di rasakan?" "Sa-a-kit." Jawabnya lirih. "Sakit? disebelah mana yang sakit?" Dina menunjuk dadanya, ada sesak menjalar di sana, bukan karena benturan, ia lebih seperti kehilangan sesuatu yang besar. Dokter wanita itu tersenyum. "Tidak apa, semua baik, sakit di dada akan hilang dengan sendirinya, tak perlu buru-buru." Lelaki itu mencengkeram tangan sang dokter. "Apa maksudmu dengan tak buru-buru! Aku mau dia sembuh segera!" Ucapnya geram.
9.5330.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.6K kali sebagai doa kelapangan dada
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status