Kutukan Wasiat Kakek
“Tapi jangan khawatir, Mbah sudah memasang perlindungan di sekeliling ruangan ini. Tidak ada yang bisa menyentuhmu, selama kamu tidak membuka mata.”
“Kalau aku dengar sesuatu, bagaimana, Mbah?”
“Jangan pedulikan. Apa pun yang kamu dengar, jangan buka mata, jangan bicara. Fokus pada doa yang Mbah ajarkan tadi,” ujar Mbah Karso tegas.
Tina meraih tangan Alya, menggenggamnya erat. “Kamu pasti bisa, Nak. Ibu akan ada di luar, nggak jauh dari sini. Kalau kamu butuh apa-apa, panggil saja.”
Sikat na Kabanata