Salah Pilih Istri
Hati dan pikiran berperang, hati terus saja menyetujui apa yang Roni katakan, tetapi logikanya tidak setuju.
Jalan-jalan di sekitar rumah sakit, mungkin bisa menyegarkan pikiran begitu pikirnya. Saat akan berbelok ke arah taman, di samping kirinya ada musala. Tepat sekali azan asar berkumandang. Hendra melangkah menuju tempat di mana orang-orang mensucikan diri. Saat air bersentuhan dengan wajah membuat pikiran kembali jernih, sejernih air. Terus Hendra melakukan gerakan wudhu, katenangan dan ketentraman datang menghampiri hingga selesai dia melafalkan doa.
Selesai melaksanakan salat Hendra mengambil mushaf. Satu ayat, dua ayat hingga satu juz selesai dibaca.
Hot Chapters