Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Kakak Dokter

Cinta Kakak Dokter

ucap Danita sambil merayu dan mengejek dengan niat bercanda. “Masalah itu bisa diatur kalau jodoh sudah mengiyakan,” ucap dokter Izzam yang tertuju padaku Aku pun beranjak pergi, “Saya pergi dulu ya Dok, masih ada banyak pasien yang harus diurus.” ucapku tuk menghindari pembicaraan lebih lanjut lagi. “Dok, nanti saya kabari kalau sudah tersedia golongan darahnya”ucap dokter Anathari.
4.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai dokter bercadar
Baca
+Pustaka
Bukan Pernikahan Palsu

Bukan Pernikahan Palsu

Beberapa saat kemudian, pintu ruangan terbuka dengan seorang dokter keluar dari sana sembari melepas sarung tangan lateks yang ia kenakan. “Saya tahu anda. Anda Sagara Aditama, CEO Mellifluous yang fenomenal itu,” ucap si dokter sebagai kalimat sapaan pembukaan. Membuat Gara kesal bukan main sebab dokter muda itu bukannya langsung menyampaikan bagaimana kondisi Carissa, malah berbasa-basi tidak penting begitu. “Gimana kondisi istri saya?” sahut Gara, mengalihkan sepenuhnya pembahasan si dokter sebelumnya. “Istri saya nggak kenapa-kenapa kan, Dok?”
8.4150.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai dokter bercadar
Baca
+Pustaka
Wanita Bercadar Yang Ku Nodai

Wanita Bercadar Yang Ku Nodai

Dokter malah balik bertanya. Terlihat pria itu sulit untuk menjawab. Ingin berkata tidak, tapi takut dokter tersebut akan curiga bagaimana gadis itu ada persamaannya. Ingin juga berkata iya, tapi wanita itu bukanlah istri. "Memang kenapa dengan wanita itu, dokter?" Bukannya menjawab, Elvan malah balik bertanya. "Pasien tidak apa-apa, ini biasa terjadi ketika pasien dalam keadaan hamil muda," jelas dokter tersenyum pada Elvan.
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai dokter bercadar
Baca
+Pustaka
CEO Dingin yang Terpaksa Menikahiku

CEO Dingin yang Terpaksa Menikahiku

Orang yang disapanya menyipitkan mata, mencoba mengenali siapa yang menyapanya. "Saya Bara, Dok, mantan pasien Anda dulu," ujar Bara cepat, menyadari ekspresi bingung sosok pria berjas dokter itu. Dokter yang memiliki ketampanan khas oriental itu mengangkat alisnya dan ber-oh panjang. "Bara Wardhana?" Bara mengangguk. Si dokter pun lmenepuk-nepuk lembut pundak Bara seraya berkata, "Wah. Kudengar sekarang kamu makin sukses saja, Bara."
9.8121.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai dokter bercadar
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Indy Shinta
Maaf, sempat cuti nulis krn fokus mengurusi paksu yg sdg pemulihan pasca pendarahan di jantung. Makasih ya sudah setia menantikan Bara & Cheryl. Sudah update lagi yaa. Sedikit lagi menuju tamat nih :)
Miumiu Dara
menunggu bab selanjutnya & nanti di bab itu ada tulisan: sy terima nikah & kawinnya Cherry Anandita... (semoga dpt suami yg bener sayang, setia& cinta sm Cherryl), hayo dong Thor kasih bab yg banyak, kok klo weekend kadang ga di upload bab baru. semoga Thor sekeluarga sehat
Baca Semua Ulasan
Dokter, Jangan Gitu Dong

Dokter, Jangan Gitu Dong

“Dokter Haris—20 tahun pengalaman, ahli penyakit dalam. Dokter Ratna—ahli saraf senior, usia 47 tahun. Bersertifikat internasional. Dokter Andra—dokter keluarga dengan jam terbang tinggi dan pasien VVIP.” Luna memandangi profil mereka sekilas. Wajahnya tetap datar, tak menunjukkan minat sedikit pun. “Tidak,” katanya akhirnya. “Semua terlalu… kaku. Terlalu tua. Terlalu lambat dalam mengambil keputusan. Aku mau seseorang yang berani, cepat, tapi tetap teliti.”
10154.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai dokter bercadar
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
Akun Baru
Setelah kelar baca cerita yng berjudul, "Menjadi ibu susu untuk anak presdir", langsung lanjut baca cerita ini. pkoknya setiap cerita kk Liazta slalu bagus dn terbaik. Jangan lupa update setiap hari ya Thorrrrrr.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Bukan Dokter Cinta

Bukan Dokter Cinta

Wenda pun menyusul dan duduk berhadapan dengan dokter itu setelah merapikan bajunya. "Suamimu nggak ikut nganter, Wen?" Dokter Pandu bertanya sambil melirik dengan kacamatanya yang setengah melorot dari hidungnya. "Suami saya masih di luar kota, Dok." jawab Wenda asal saja. "Ohh, begitu." Dokter Pandu pun hanya bisa membulatkan kedua bibirnya dan terus sibuk mengetik di depan komputer.
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai dokter bercadar
Baca
+Pustaka
Jodohku Dokter Tampan

Jodohku Dokter Tampan

"Maafkan saya. Mari, saya lihat luka Anda." Suara itu, Aira langsung mengangkat kepala. Dadanya bergemuruh dan punggungnya terasa dingin. Pemuda di depannya ini, mengapa ia merasa familier? Dan mengapa mendadak Aira ingin menangis. "Tunggu di sini aku akan mengobati lukamu." "Ah, ti-tidak perlu," tolak Aira yang tak terbiasa dengan orang asing. Pemuda itu tersenyum. Aira kembali terpesona dan sesaat ia tak berkedip. "Saya seorang dokter. Jadi jangan khawatir. Tunggu di sini saya akan mengambil kotak P3K."
1014.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 345 kali sebagai dokter bercadar
Baca
+Pustaka
Cinta Sang Dokter Miliuner

Cinta Sang Dokter Miliuner

Disana dia bertemu dengan dokter Cicilia, lalu mereka terlibat dalam diskusi. “Bagaimana dengan kondisi pak Bondan dok?” tanya dokter Edo ketika menemui dokter Cicilia di dalam UGD. “Kami sedang melakukan pemeriksaan lebih lanjut dok,” ucap dokter Cicilia, dokter wanita yang cukup cantik itu. “Kira kira apa yang dia derita?” tanya dokter Edo. “Hasil pemeriksaan yang sudah ada sedang saya konsultasikan berkala dengan suami saya, kemungkinan ada masalah di katup jantungnya,” ucap dokter Cicilia.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai dokter bercadar
Baca
+Pustaka
Jodoh Terbaik Sang Dokter

Jodoh Terbaik Sang Dokter

Kak Wafa berujar dengan nada serius. Kubalas tatapannya itu untuk mencari suatu tanda kebohongan. Namun, tak kutemukan sama sekali. Sepertinya dia benar-benar sakit dan segera butuh pertolongan. "Dari tadi detaknya cepat sekali, Dok. Sampai-sampai membuat dada saya rasanya sakit. Dokter juga ngerasain enggak?"
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai dokter bercadar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status