MY Doctor - Bahasa Indonesia
“Dokter laper banget...?
Raka mengangguk dengan suapan nasi yang ia sumpalkan padahal mulutnya belum selesai dengan proses mengunyah makanan yang sebelumnya. Mika terkekeh, Raka langsung menatap wanita itu. mika kembali sadar, kalau dokter satu ini sangat sensitif sekali.
“Dokter lucu, saya lagi engga ngehina dokter kok. Dokter kerja sampe kelaperan. Berarti ....”
Mika menunjukan dua jempolnya ke hadapan Raka. Tanpa sadar, wajah Raka merona. Sialan! Ini kali pertama bagi Raka mendapatkan pujian yang berhasil membuat wajahnya merona.
“Makan, saya engga butuh pujian ....”
Mika kembali tersenyum,”Saya lagi engga muji.”