Istri Gila Pak Dokter
Sentuhan yang seharusnya penuh kasih, justru terasa seperti belati tumpul bagi siapa pun yang menyaksikannya.
"Putriku memang sangat cantik," gumamnya pelan, suaranya lembut namun mengandung sesuatu yang tidak wajar. "Tidak heran dokter hebat seperti Eryas tergila-gila padamu."
Eryas, dari tempatnya berdiri, tidak berkedip sedikit pun. Tatapannya tajam seperti pisau bedah yang siap merobek siapa saja yang berani menyentuh miliknya. Tubuhnya masih diam, namun tekanan di rahangnya menunjukkan bahwa dia sedang menahan sesuatu yang hendak meledak dari dalam dirinya.