Suami Pengganti untuk Adara
"Aku bukan laki-laki yang gampang kegoda, kamu tenang aja. Cinta aku itu pake formalin. Awet."
"Bisa aja kamu."
"Seriusan," ucap Danendra. "Aku setia sama kamu aja."
"Sosweet," ucap Adara.
"Sini cium," pinta Danendra.
Adara tersenyum lalu mendekatkan bibirnya pada Danendra. Namun, lagi—tepat ketika bibir mereka hampir bersentuhan, dering ponsel dari atas meja membuat momen tersebut buyar.
Danendra mendesah, sementara Adara segera beringsut untuk mengambil ponsel yang berdering sebelum Elara bangun karena terganggu.