Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Tongkat Emas

Pendekar Tongkat Emas

"Ternyata mimpi ibu semalam tidak salah, ibu bermimpi mendapatkan buah kelapa yang sangat banyak tetapi ada satu buah kelapa bersinar dari kejauhan, ternyata ini arti mimpi ibu semalam." Arya tak banyak berkata, ia langsung pergi ke mang Danu untuk menemui Mbok Siem dukun beranak di kampungnya. Arya melangkahkan kaki kekarnya menyusuri rumah penduduk dan akhirnya tiba di satu rumah bertembok bilik bambu dengan beberapa tulang kepala rusa terpajang di depan rumahnya. "Ada apa nak Arya pagi-pagi sekali kesini?"
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai dongeng pendek remaja
Baca
+Pustaka
Jalan Pendekar

Jalan Pendekar

ujar Yodha, pendekar dengan rambut dikepang tersebut. "Ba..iklah," balas Lika masih takut. "Djani, kali ini muridmu akan tidak baik-baik saja," celetuk Rumi yang melihat pertarungan tersebut. "Cih. Aku sudah tahu itu, Yodha, pendekar pemula terbaik asal Desa Alamanda pasti akan menyulitkan Lika," balas Djani. "Belum lagi, aku yakin Yodha pasti menganggap ini bukan sekedar pertarungan biasa. Pasti ia menganggapnya lebih dari itu," tambah Djani.
9.119.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 648 kali sebagai dongeng pendek remaja
Baca
+Pustaka
DANURWENDA - Rahasia Putri Senapati

DANURWENDA - Rahasia Putri Senapati

jawab Danurwenda. Prabarini kerutkan kening. Tidak mungkin pemuda ini ujug-ujug ada di dunia seperti dalam cerita legenda. "Aneh, apa kau tidak ingat masa kecilmu?" "Aku ingat," jawab Danurwenda, "sejak kecil aku hidup sebatang kara. Aku dibimbing, dididik dan digembleng oleh makhluk tanpa wujud yang hanya terdengar suaranya saja. Kemudian aku menganggap dia orang tua, juga guruku!"
9.932.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 911 kali sebagai dongeng pendek remaja
Baca
+Pustaka
Aku Pertama Tapi ke-2 di Hati Suamiku

Aku Pertama Tapi ke-2 di Hati Suamiku

Aku Pertama Tapi ke-2 di Hati Suamiku #part40 Aku sedang bahagia bercanda tawa bersama anak - anakku beserta sahabat - sahabatnya. Rasanya seperti mengulang kembali masa remajaku dulu. Berkumpul dengan sahabat, makan receh dan membahas soal cowok idamannya masing - masing. Ah... rasanya memang masa remaja adalah masa yang paling indah. Tidak ada problem yang pelik. Tidak tau apa itu sebuah prahara. Bahkan masalah sulitnya ekonomi. Ya, masa remaja tak mengenal hal itu. Karena problem yang paling berat ia hadapi hanyalah PR Matematika atau cowok idamannya sudah di tikung sahabatnya sendiri.
1012.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai dongeng pendek remaja
Baca
+Pustaka
Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Akhirnya, dengan suara bergetar, ia menceritakan dari awal tentang bau pandan di kantor setiap malam, tentang rasa merinding yang selalu datang bersamaan, tentang sosok bayangan yang sempat ia lihat di lorong absen. Adrian menambahkan pengalamannya, bagaimana ia mencium bau pandan di kos Raina, bagaimana ia bermimpi bertemu seorang perempuan cantik keturunan Tionghoa, hingga tubuhnya seakan ditindih tak bisa bergerak, dan terakhir suara samar minta tolong menjelang subuh tadi. Ustadz Fahmi mendengarkan dengan seksama. Tidak sekalipun ia memotong, hanya sesekali mengangguk dengan wajah serius.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai dongeng pendek remaja
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Pelangi Jelita
Reader Q tersayang, jumpa lagi dalam karyaku kali ini ya, alih genre dulu ya, semoga kalian berkenan.. Komen.positifmya dan tanggapannya boleh banget di setiap babnya. monggo aja. siapa tau pernah juga mgalamin kejadian honor.. salam manis dari Author kalian.. ...️...️...️...️
Strawberry
Di kakak wangi pandan di rumahku tiap jam 11 keatas, saat aku masih sibuk ama laptopku pasti bau melati lewat....akhirnya setelah tahu ada apa aku pindah ke lantai dua skrang nulisnya eh...awal pindah ke lantai dua masih ikutin wanginya...
Baca Semua Ulasan
Ibu Susu Untuk Bayi Tuan Sean

Ibu Susu Untuk Bayi Tuan Sean

Langit berwarna biru keunguan, dan satu bintang terang muncul di atas atap rumah. Alya melirik jam dinding ruang keluarga. “Sudah waktunya tidur,” ujarnya lembut. Keempat anak itu masih enggan beranjak dari ruang bermain. Rey menguap lebar. “Aku mau dongeng,” katanya manja. Leon mengangguk cepat. “Aku juga!” Renzo menimpali, “Dongengnya tentang naga, Ma!” “Enggak, tentang peri!” protes Ruelle cepat-cepat.
8.59.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai dongeng pendek remaja
Baca
+Pustaka
Dendam Membara Tuan Muda

Dendam Membara Tuan Muda

Dan sepertinya itu akan berhasil, mengingat dia hanya pengganti di sini, jadi sudah pasti dia hanya melayani yang lainnya saja dan bukannya bos besar itu, seperti kata Dion. Ya, semoga saja. **** Skylar Aleandro Wolves sangat bersemangat malam ini mengunjungi salah satu klub malamnya. Kesenangannya ini tentu saja dilandasi dengan keberadaan 'kelinci' kesayangannya. Dia akan bermain-main sebentar dengannya, sebelum benar-benar menghancurkannya dan memenjarakannya di dalam neraka.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai dongeng pendek remaja
Baca
+Pustaka
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

ujar Dhesta. "Ah kamu ini gadis cantik melulu yang jadi tujuanmu,"omel Rangga. "Ketua, kami sudah lupa dengan ritual dan doa apa yang harus dibaca dalam perayaan ini. Terakhir aku berdoa ketika umurku 15 tahun setelah itu aku jadi perampok,"ungkap Blandhong. Dhesta tergelak
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai dongeng pendek remaja
Baca
+Pustaka
PENDIRI ILMU HITAM

PENDIRI ILMU HITAM

Dia dengan mudah menggores pedang seorang remaja yang terhunus, membuat luka di ibu jarinya, lalu menggambar dua pasang mata pada boneka kembar itu, empat bola mata, Kemudian, dia mundur selangkah, tersenyum, dan berkata, "Mata yang memikat, bibir merah tersenyum. Tidak peduli baik atau buruk, titik mata memanggil mereka." Tiba-tiba, angin dingin entah dari mana menerpa seluruh toko. Para remaja menggenggam pedang mereka erat-erat. Tiba-tiba, boneka kertas saudara kembar itu bergetar hebat. Detik berikutnya, tawa ceria benar-benar keluar dari bibir merah mereka!
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai dongeng pendek remaja
Baca
+Pustaka
Pangeran Pendekar Terasing

Pangeran Pendekar Terasing

“Apa kau benar-benar Tuan Muda Kang?” Chiu Kang mengangguk. Dia mencubit pipi Dung Liao seperti saat dia masih kecil dulu. “Kau pasti ingat ini,” ujarnya setelah mencubit. Dung Liao tersenyum. Kini dia yakin bahwa pemuda di depannya adalah Chiu Kang yang menghilang dua belas tahun yang lalu. “Terima kasih telah menyelamatkanku,” katanya. “Dulu Kakak Dung sering menyuapiku. Ini masih belum seberapa jika dibandingkan dengan kebaikan, Kakak.”
8.218.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 397 kali sebagai dongeng pendek remaja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status