Terpaksa Akad
Aku begitu terkejut ketika ada tangan melingkari tubuhku, sedangkan suara manja itu terdengar begitu indah di dekat telinga.
“Hm,” jawabku sambil tersenyum. Aku memasukkan bumbu ke wajan panas, dan memasukkan beberapa telor dan nasi.
Ya Allah Ya Robbi, Zi semalam mimpi apa? Kenapa Om Zuan berubah seromantis ini, memeluk dari belakang seperti drama Korea yang pernah kulihat. Sungguh aku begitu bahagia.
“Aku cinta kamu, Zi, saat ini, esok dan selamanya.”
Bab Populer