Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Shirea

Shirea

"Saya juga akan menjadi utusan setia anda." "Namaku Sharon, anda pasti sudah mengenalku karena kita sering bertemu setiap anda sakit dan terluka. Saya akan merawat anda sekaligus menjadi pelayan wanita anda." Gadis bercadar yang kutahu itu adalah Lavina, terlihat seperti sedang tersenyum di balik cadarnya. "Kalau begitu saya pamit, untuk menyiapkan makan malam," ujar Zein.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as sara deon shinbi house
Read
+Library
Liara

Liara

Ia masih sayang nyawa. Hagan punya satu teman tidur tetap. Namanya Jesi. Sudah setahun Hagan hanya memakai jasa Jesi dan begitu pun sebaliknya. Kemarin malam, Jesi sedang tidak ada. Entah ke mana perempuan itu pergi, Hagan tidak peduli. Kebutuhan biologisnya menuntut harus segera dipenuhi, Hagan melihat Liara. Malam itu adalah hari pertama Liara bekerja sebagai pelayan di Paradise Club.
9.535.0K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as sara deon shinbi house
Read
+Library
Ibu Sambung Untuk Shanaya

Ibu Sambung Untuk Shanaya

Namanya, Rizwan Cakrakusuma, Direktur dari perusahaan Paradise Group. Satu jam yang lalu dia baru saja memecat baby sitternya yang lalai dalam menjaga Shanaya. "Kau dimana nak," ucapnya sembari mengusap layar ponselnya. Sampai akhirnya seorang satpam mendatanginya. "Selamat malam pak. Apa benar anda merupakan ayah dari bayi yang bernama Shanaya," Rizwan mengangkat kepalanya. Fokusnya beralih pada satpam tersebut.
942 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as sara deon shinbi house
Read
+Library
Asmara Ghina

Asmara Ghina

Alvin, adik Ghina bersorak ketika mendengar kalimat tersebut dari Tari, sang ibu. "Emang mau ke mana, Bu?" Ghina heran, dia tidak mengingat akan ada agenda apa selepas salat Magrib. "Ke pasar malam. Emangnya tadi Adik nggak ngomong ke Kakak?" tanya Tari. "Udah, tapi tadi Kakak sibuk pas masih goreng ikan," jelas Alvin. "Orang lagi panik goreng ikan diajak ngobrol. Ya, aku nggak dengar, Vin."
1.8K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as sara deon shinbi house
Read
+Library
Shen Xiao

Shen Xiao

ujar Shen Xiao begitu santainya. Wajah Xin Xin seketika merah, merah perpaduan antara marah dan malu. Berusaha tak menunjukkannya, Xin Xin berbatuk pelan. "Ekhem! Tuan Shen, kau tahu kan tempat seperti apa rumah bordil ini?" Shen Xiao mengangguk.
106.2K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as sara deon shinbi house
Read
+Library
PESONA DOKTER SARAH

PESONA DOKTER SARAH

bisik Sarah. "Aduh, rasanya melayang denger Dokter Sarah bilang makasih. Gimana kalau bisa 'Sayang', bisa pingsan a--aaawwww! Nyubit lagi!" seru Adam sembari menekan tuas rem tepat di depan teras rumah Sarah. "Dam, sekali lagi kamu gombalin aku. Aku suntik kamu pake sianida." "Hmm, Dokter yakin mau bunuh aku? Memang sanggup hidup tanpa seorang Adam?" canda pria itu tertawa geli melihat muka Sarah yang muak mendengar ocehannya.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as sara deon shinbi house
Read
+Library
Imamku dari Seoul

Imamku dari Seoul

tanya Shin lagi, ia tidak sabar mendengar jawaban dari Sabiya. Sabiya mematung sejenak, antara malu dilihat Pak Didi dan Bi Susan, serta bingung ingin menjawab apa. Sabiya merasa disudutkan. "Kencan? Sok romantis! Biar apa coba?" batin Sabiya heran mendengar ajakan Shin tersebut, terlalu lebay baginya. "Biya?" panggil Shin lagi, tak lepas dengan nada lembut. Drrrttt!
102.7K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as sara deon shinbi house
Read
+Library
SHANIA

SHANIA

Berjuang tertatih-tatih, melewati beberapa ruangan, dengan air mata yang terus menetes, langkah Shania akhirnya terhenti saat sang sopir berkata lemah padanya di depan sebuah ruang kamar beratmosferkan kesedihan, "Ini dia ruangannya, Nona." Shania menahan langkahnya di depan pintu. Ada seorang gadis yang tampak tersedu sedan di samping jenazah sang Nyonya. Gadis itu masih sangat muda, tidak terlalu tinggi, dengan rambut panjang terurai bebas. Shania menaksir, usianya sekitar dua puluh tahun. "Apakah dia Bianca, Pak Heru?" tanya Shania setelah mencoba memikirkan perkiraannya dengan baik. "Iya, Nona," jawab Pak Heru. "Itu Nona Bianca, anak kedua Nyonya Brenda dan Tuan Edward."
108.9K viewsCompletedAdded to Library 186 Times as sara deon shinbi house
Read
+Library
Pernikahan Dendam Dengan CEO Tampan

Pernikahan Dendam Dengan CEO Tampan

yakin Aurora. Bahkan tak pernah terlintas di pikirannya bahwa Deon akan tertarik dengan Izabel. Mengingat Deon sekarang berada di bawah kendalinya. "Semoga saja!" ucap Sara meskipun dalam hati ia merasa cemas. ***
2.3K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as sara deon shinbi house
Read
+Library
Safira Aswanta

Safira Aswanta

kata Daren tidak yakin. “Kenapa kamu tidak yakin? Apakah ada yang berbeda dengan wanita yang dijodohkan denganmu kali ini?” tanya Siska penasaran. Karena dia tahu selama ini Daren selalu dijodohkan oleh orangtuanya dan dia tidak pernah menjalaninya dengan serius. Ada aja alasan yang dibuat Daren untuk menghindari perjodohan tersebut. “Tidak ada. Hanya saja boleh dikatakan bahwa dia sangat mirip dengan manekin."
2.4K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as sara deon shinbi house
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status