Dendam Dan Pengkhianatan
“KATAKANNN.....!!!!
“CEPAT, KATAKAAANN....!!!
Ya, saat itu Lastri benar-benar tak dapat menahan emosinya yang meledak-ledak, terlihat dari raut wajahnya nyang seketika berubah begitu geram, mengetahui dirinya selama ini telah dilecehkan oleh suami Bibinya sendiri yang benar-benar sudah tega melakukan ini semua padanya.
Paman Fred, begitu inisialnya. Laki-laki yang sebenarnya begitu takut akan istrinya itu memang seolah selalu saja mencari kesempatan yang bagus untuk melakukan aksi dan pelampiasan hawa nafsunya yang benar-benar sudah tak tertahan.
“Sudahlah, maafkan paman.Paman tak tahu kau sedang berada di dalam sana, paman hanya ingin ke kamar kecil.”