Rahasia Cinta
Sambil berlari-lari kecil, Tari melangkah menuju kamar Bayu.
“Kak Bayu, lihatlah gambar apa yang aku buat…”
Tari berdiri di ambang pintu kamar Bayu sambil memegang sebuah buku gambar dengan sebelah tangannya. Langkahnya terhenti ketika melihat Bayu yang berusaha keras untuk berdiri tegak di sudut kamar dengan bantuan tongkat penyangga. Otak kecilnya mulai bekerja, mencoba memahami apa yang telah terjadi. Kepingan kenangan mengerikan mulai berkelebat di benaknya. Memori itu membawanya kembali pada peristiwa naas yang terjadi lebih dari seminggu lalu. Akhirnya, ia ingat dengan jelas. Hal terakhir yang dilihatnya sebelum tidak sadarkan diri adalah sosok Bayu yang tersungkur dengan kaki penuh da