Diantara Dua Cincin
Wajah Dewa, rekan bisnis mitra proyeknya, terlihat jelas.
“Duduk, Bu Dira,” tawar Dewa ramah mempersilakan.
Nadira memberikan tatapan sopan dengan sedikit raut terkejut.
“Owh, makasih, Pak,” jawab Nadira halus sambil menerima tawaran tempat duduk itu.
Dewa hanya mengangguk pelan tanpa berusaha membuka percakapan lebih lanjut. Sikap mempersilakan duduk tanpa basa-basi itu membuat perjalanan terasa nyaman bagi Nadira.