Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DINAR

DINAR

Dinar masuk kekamar itu dan langsung menuju balkon, Ternyata memang indah sekali disini, dan jelas terlihat pantai dan bebatuan dimana lunar biasanya duduk. Tapi dia teringat dengan seseorang yang diceritakan lunar tadi pagi, sebenarnya siapa orang itu, pasti dia pernah tinggal dikamar ini juga, fikir dinar dalan hatinya. Dia bertanya tanya dan tak lama dinar berbalik dan melihat lemari besar disudut ruangan itu, sangat lusuh tetapi lemari itu sangat antik, dinar mendekatinya dan mencoba membukanya tetapi terkunci, dinar melihat kesekelilingnya dan menemukan 2 buah kunci tergantung dibelakang lemari tersebut, dia membuka nya ternyata pas kunci itu memang kunci lemarinya, banyak baju didalam
105.8K viewsCompletedAdded to Library 156 Times as dungeon keeper 2
Read
+Library
Karma 2

Karma 2

ujar Mas Yadi. "Ada cara lain, kita kabur melompat saja dari jendela," bisikku Suara derap langkah mereka yang terdengar diperhitungkan makin mendekat ke arah kamar utama yang berada di lantai dua. Napasku tertahan, sementara jantungku berdetak lebih kencang, keringat dingin mulai membanjiri wajah dan tubuh ini bergetar ditambah rasa trauma yang tersisa sejak hari penyekapan di ruang bawah tanah, membuatku makin gugup dan tidak bisa mengendalikan perasaan.
5.0K viewsCompletedAdded to Library 115 Times as dungeon keeper 2
Read
+Library
DUKUN 99

DUKUN 99

Mereka membawa kamera, dan rencananya hasil penelusuran nanti akan di-upload ke aplikasi Youtube. Suasana gelap dan senyap menyambut kala kami tiba di gerbang utama pabrik. Ando--teman Beni, membagikan kami masing-masing dua senter. Satu buah senter kepala dan satu buah senter genggam. Beni menyorot ke depan gerbang. Nampak dua arca Dwarapala, berdiri kokoh di sisi kanan dan kiri gerbang. Berbadan manusia dengan perut buncit dan kepala mirip monster bertaring.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as dungeon keeper 2
Read
+Library
DENDAM

DENDAM

Menguar bau amis, bau amis darah. Mataku menelusuri seisi kamar, kamar Alia nampak rapi, namun berbau amis darah. Rasa penasaranku,l semakin menarik, kemudian aku berjalan menuju nakas. Kutarik laci mejanya, betapa terkejutnya aku. Alia, begitu banyak ia memiliki berbagai mata pisau yang sangat tajam-tajam. Kutarik laci kedua, aku semakin syok. Banyak foto Alena.
1024.7K viewsCompletedAdded to Library 716 Times as dungeon keeper 2
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status