DINAR
ujar dinar dengan cepat menepis fikiran-fikirannya
keheningan begitu terasa, dan orang-orangpun sudah tak terlihat lagi, karena semua sudah kembali kekamarnya, tapi dari keheningan itu dinar mendengarkan gelak tawa yang dikenalnya,
"kenapa tertawa malam-malam begini?" fikir dinar sambil berdiri dan berjlan kearah suara, samar-samar dia melihat raccel dan wakil dion sedang berduaan bercanda tawa, kekesalan datang dihati dinar, tetapi dia menahan itu dan tidak akan menegurnya, toh bukan urusan dia, dinar sengaja berjalan melewati dua orang itu untuk kembali kekamarnya, dengan sikap acuh tak acuh.
Bab Populer