DANYANG
Dayu tak bisa menemukan kalimat yang cocok untuk menggambarkan situasi yang sedang dialaminya.
Dia terus berlari, sampai akhirnya dia tak bisa merasakan lagi lelah karena larinya. Dia tak lagi mendengar suara langkah kakinya, dan terakhir, dia tak lagi merasakan ada tangan lain yang menggandeng tangannya. Dayu tiba-tiba menemukan dirinya sudah berlari sendirian di jalan beraspal di tengah hutan, dan angin datang meruntuhkan dedaunan yang berwarna kuning.
Daun itu bukan daun jati. Dayu bisa mengenali perbedaannya. Daun jati lebih lebar, sementara daun yang menghujaninya lebih kecil, dengan bentuk yang jelas berbeda.
Hot Chapters