Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENANTI KEPASTIAN

MENANTI KEPASTIAN

Jadi Dini nurut. Dini masuk kamar. Melepas rindu. Padahal baru seminggu di Ma'had berasa seperti sudah lama sekali meninggalkan kamar ini. Dini langsung memeluk gitar kesayangannya. Gitar dengan body spanyol, berwarna merah maroon. Yang dia beri nama safiel. Sudah banyak menciptakan karya. Selain hobi nulis dan menggambar. Dini juga hobi main musik terutama main gitar. Dini bisa main keyboard, drum, pianika dan jenis gitar lainnya seperti melody, ryhtem dan bass. Tiap pulang berlayar father-nya selalu bawa alat-alat musik. Jadi secara otodidak Dini bisa. Cuma sekedar bisa, belum jago.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 177 kali sebagai dyah gitarja
Baca
+Pustaka
Dahaga Cinta

Dahaga Cinta

ujar seseorang itu sembari mendudukkan dirinya di depan Elia. Gadis itu sama sekali tak peduli dengan kehadiran orang asing yang sebenarnya cukup mengganggunya. Saat ini yang ia butuhkan hanya makan dan membalas pesan penting yang tengah masuk ke dalam ponselnya. "Perkenalkan namaku Hayden, boleh aku tahu namamu?" Pria itu menyodorkan tangannya. Tapi, tak ada respon sama sekali dari Elia. Hingga Hayden akhirnya menarik kembali tangannya.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai dyah gitarja
Baca
+Pustaka
Pria Alfiyah

Pria Alfiyah

jawab Aini masih menunjukkan wajah kesal. "Ouh, aku sudah tau kok. Congrats ya, sebenarnya aku ingin menjadi kamu, merasakan kebahagiaan. Tapi mengapa kamu cemberut begini? ada masalah dengan Pria? siapa Pria itu? Maaf sebelumnya aku sok tahu, memang aku begini orang nya, hehe. Nama ku Raisya Andini, asal kota dari Bogor Jawa Barat, umur ku 16 tahun, dan sekarang kalau lulus ujian, Aku akan masuk SMA." jelas Raisya panjang lebar, memperkenalkan diri nya tanpa diminta Aini.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai dyah gitarja
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

sahut Matari. “Kalo gitu latian sama aku gimana? Aku bisa kok gitar dikit-dikit…,” kata Davi menawarkan. Matari meringis. “Jangan deh. Bisa grogi gue.” Davi mengerutkan dahinya. “Maksudnya?” “Ehhh… enggak, nggak papa, Dav.” “Ehhhh, apa tuh maksudnya?” “Nggak papa, Davi….!”
1015.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 466 kali sebagai dyah gitarja
Baca
+Pustaka
Semakin Red Flag Semakin Cinta

Semakin Red Flag Semakin Cinta

Dan laki-laki dengan kaos hitam di belakang Raia yang sedang memetik senar gitar tak lain dan tak bukan adalah ayah biologis dari anaknya. "Kenapa, Lin?" tanya Agha melihat Celine membatu. "Itu Giandra, Gha." Agha ikut memandang ke arah panggung. Celine benar. "Jadi gimana? Mau pulang aja?" Celine gelengkan kepala. Ia tidak ingin jadi pengecut dan lari dari kenyataan. Lagu yang dibawakan Anonim selesai. Ada jeda sesaat. Lalu setelahnya Raia mundur dan menghilang ke belakang. Giandra mengambil alih posisi gadis itu.
920.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 703 kali sebagai dyah gitarja
Baca
+Pustaka
Antara Cinta dan Luka

Antara Cinta dan Luka

Piano Steinway D hitam di tengah, mikrofon Neumann U87 terpasang, LED wall 8K menayangkan simulasi hujan digital. Naya di piano, gaun putih sederhana, rambut tergerai. Rian di samping, gitar listrik Gibson, mata cokelat dalam. Maya gitar akustik Taylor, Lara gitar pink kecil, Ratna duduk di kursi—tongkat di samping, tapi mata berbinar. “Single baru: Bali Rain,” Rian buka, suara rendah. “Untuk tur Asia 2 opening Jakarta. Lara solo di bridge.”
795 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai dyah gitarja
Baca
+Pustaka
Cinta Segiempat

Cinta Segiempat

kata Dicky sembari mengulurkan tangannya. Adelia pun langsung memberikan gitar yang dipenuh dengan sticker itu kepada Dicky. "Lo mau request lagu apa?" tanya cowok itu sembari meletakkan gitar tersebut dipangkaunnya. Adelia sedikit berfikir, terlihat dari tangannya yang memegang dagunya. "Hmm .. Al Ghazali deh yang lagu galau! Lo bisa kan?" katanya. "Hmm .. Bisa! Lagu favorit lo ya?" tanya Dicky kemudian mulai memetik gitarnya.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai dyah gitarja
Baca
+Pustaka
Rahasia di Ranjang Malam Pertama

Rahasia di Ranjang Malam Pertama

Yang menyukai Garda kebanyakan para wanita pendiam, meski ada juga yang berisik. Daisha salah satu yang menganggumi Garda sewaktu sekolah dulu, jujur, Daisha akui pernah menyukai lelaki itu. Jadi teringat lagi kisah lama. Garda selain mahir melukis, tangannya itu penuh keajaiban, juga pandai bermain alat musik. Dia bisa memetik gitar, meski seringnya duduk di bagian drum band dan memukul-mukul kece alat musik tersebut.
1011.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 261 kali sebagai dyah gitarja
Baca
+Pustaka
Istri Ku Sang Ratu Bumi

Istri Ku Sang Ratu Bumi

Tangannya yang sedang melakukan touch-up tetap bergerak. “Sini, samping gue,” suara Diani menimpali. Aliya melihat arah yang ditunjuk Diani. Sebuah meja dan kursi kosong tepat di samping kiri Diani. “Itu kan meja Miss Gita,” ujar Aliya. “Not anymore,” sahut Diani. “Miss Gita resign kemaren. Dia going abroad. Ke Aussie.” “Hah? Miss Gita ke Aussie? Kok saya ga tau?” Milah seketika menoleh pada Diani yang berada di seberang kiri mejanya.
9.918.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 654 kali sebagai dyah gitarja
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Difa Farhanah
ceritanya seru banget! baru baca aja dah ketagihan.. ga berasa baca dari bab 1 langsung abisin ampe last chapter107 Bikin penasaran & nagih asli! Isi cerita juga unik & pemaparan alurnya enak dibaca. Semangat thoorr! Keluarin semua episodenya, siyap mborong .. can't wait baca lagi kelanjutannya...
Bintang
Dear GoodReaders pembaca setia Aliya, Season 2-nya sudah ada yaa. judulnya : Ratu Bumi : Kebangkitan Sang Raja Teman2 bisa klik profil author utk pilih buku itu, atau klik di kolom pencarian dgn kata kunci RATU BUMI, atau ketik saja judul lengkapnya. Happy Reading all!!! ^,^
Baca Semua Ulasan
Duka Cita

Duka Cita

Biarlah pria itu menjadi urusan David, yang baru bisa berangkat ke Surabaya dengan pesawat pertama keesokan paginya. “Bu Sandra yang kuat,” ujar Gemi menggenggam erat tangan Sandra sambil duduk di kursi roda. Sementara Lee, dengan setia berada di belakang sembari menuntun tiang infus. “Saya yakin Cita pasti baik-baik saja.”
9.838.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 919 kali sebagai dyah gitarja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status