Lima Jari Playboy
ungkapnya dengan mata membelalak.
“I…ya. Enak, ya?” aku setuju dengan pendapat Aubree. Akan tetapi, senyumku kini berkembang sebenarnya bukan karena rasa pastanya saja yang enak, melainkan bagaimana Aubree mengekspresikan betapa enaknya makanan yang kini dia santap. Hanya melihat ekspresinya, aku menangkap rasa syukur dan bahagia atas rasa enak yang tersentuh di permukaan lidahnya. Apa yang ditunjukkan Aubree ini sungguh membuktikan pernyataan bahwa seseorang dapat meraih kebahagiaan melewati jalur sederhana. Hanya menikmati enaknya makanan, dia tampak berhasil menyalurkan energi positif kepadaku.
“Lo suka pastanya, Can?” Aubree ternyata juga ingin mengetahui pendapatku.
Bab Populer