Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perempuan Berkhodam Pesinden

Perempuan Berkhodam Pesinden

"Lingsir wengi sliramu tumeking sirno Ojo tangi nggonmu guling Awas jo ngetoro Aku lagi bang wingo wingo Jin setan kang tak utusi Dadyo sebarang Wojo lelayu sebet Tak utusi dadyo sebarang Setan, jin, pocong, danyang Dak lingsirake, dak gubahake Lir sedhoyo lelampahan Tak jaluk ojo marani Setan, jin, pocong, danyang Lir sedhoyo, ojo tangi
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai eling-eling siro manungso temenono anggonmu ngaji
Baca
+Pustaka
Tumbal Pengantin Iblis

Tumbal Pengantin Iblis

Semua orang melongo. "Ini gila!" pekik Elard meremas rambut dengan kedua tangannya. "Sudah waktunya saya pulang sekarang, tolong antar saya kembali sebelum nenek cemas," ujar Sekar. "Baiklah." Siluman elang menjawab singkat.
1011.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 328 kali sebagai eling-eling siro manungso temenono anggonmu ngaji
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
KarRa
Bab 74 masih sedikit revisi, mungkin akan tersedia hari senin. Tidak mengubah alur dan isi cerita di bab tersebut, hanya menambahkan jumlah kata agar nyaman dibaca. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, dan selamat membaca.
Kiki Sulandari
Gavin berhasil membuat Ellard & Lamont melihat ritual yg dilakukan klan peramal & penyihir Apa yg akan mereka lakukan selanjutnya? Gambaran masa depan tentang apa lagi yg telah dilihat Sekar? Akankah terjadi sesuatu pada sang nenek?
Baca Semua Ulasan
Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Setiap kali Dimas kalah main kelereng dan menangis, Elang selalu menyogoknya dengan permen ini. "Ambil, cengeng," ucap Elang. Suaranya berubah. Bukan suara "E" yang berat dan dibuat-buat. Tapi suara Elang. Nada bicaranya, intonasinya... itu suara abangnya yang sudah mati. Dimas mendongak, menatap wajah asing di depannya dengan horor dan bingung. "Si... siapa lu?" suara Dimas bergetar. "Kenapa lu tau permen ini? Kenapa lu ngomong kayak..."
10960 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai eling-eling siro manungso temenono anggonmu ngaji
Baca
+Pustaka
Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Ia menunduk sopan, menyalami satu per satu wanita paruh baya di sana. ​"Ah, cucu Harmlock ya? Cantik sekali aslinya," puji seorang wanita dengan sanggul rapi dan bros berlian. Seorang pria keturunan Jepang paruh baya berpakaian kimono abu-abu masuk ke ruangan. Ia adalah Sensei yang didatangkan khusus. "Hari ini pertemuan pertama kita untuk tema Shinka. Kita akan belajar tentang keseimbangan antara surga, bumi, dan manusia," ucap sang Sensei.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai eling-eling siro manungso temenono anggonmu ngaji
Baca
+Pustaka
Dendam Untuk Si Gendut!

Dendam Untuk Si Gendut!

gumam Elin pelan Mulutnya masih menganga tapi langsung ditutup oleh Mario, Ia menekukkan tangan nya ke pinggang, mengkode Elin agar menggandeng tangannya. Elin yang melihat itu berbisik kepada Mario "Kamu mau digandeng ya?" Mario pun mengangguk setelah mendengar bisikan Elin, Elin yang melihat itu pun segera Mangaitkan tangannya, lalu mulai memasuki tempat berlangsung nya acara "Orang kaya emang beda ya?" kata Elin lagi seolah-olah bertanya kepada Mario "Nanti kamu juga kaya kalau sudah nikah sama saya"
9.14.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai eling-eling siro manungso temenono anggonmu ngaji
Baca
+Pustaka
Ratu Bumi : Kebangkitan Sang Raja

Ratu Bumi : Kebangkitan Sang Raja

‘Bang Water’ adalah panggilan Agni pada Elang, karena Elang seorang elemen Air. “Ya namanya Air ketemu Api, kan bertentangan,” imbuh Aliya masih dalam rangka menghibur Agni yang terlihat cemberut. “Yeah. I guess so,” ujar Agni pada akhirnya. Ia lalu membuka tudung saji di atas meja makan lalu mencomot tempe goreng yang ada di sana. “Heh! Cuci tangan dulu!” Aliya mengingatkan Agni sambil membongkar isi belanjaan.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai eling-eling siro manungso temenono anggonmu ngaji
Baca
+Pustaka
SELINGKUH

SELINGKUH

Benar-benar luar biasa. Sheila menggerak-gerakan pinggulnya, sementara tangan Romero menangkup kedua payudaranya, meremasnya dengan perlahan seraya sesekali memilin putingnya. Pandangan mata mereka saling beradu dan Sheila merasakan jika Romero menjadi segalanya baginya. "Romero... ya Tuhan! Oh, aku...." Sheila terus bergerak-gerak, sesekali matanya terpejam seolah sedang menikmati rasa anggur yang terasa sangat lezat hingga ia tidak ingin berhenti meminumnya.
1015.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 393 kali sebagai eling-eling siro manungso temenono anggonmu ngaji
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Terlarang

Terjebak Cinta Terlarang

"Roso putih soko siro Roso putih soko ingsun Nel putih lunggoh iro Neng kimaras, Reprempes jabang bayine (Maya) Teko welas, teko aseh Marang si jabang bayiku. Laa ilahaa illaah." Entah kata-kata apa yang di bacanya. Aku terkesiap setelah mendengar Kata-kata yang di baca. Tiba-tiba aku bertambah suka, dan tak ingin jauh darinya walau sebentar.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai eling-eling siro manungso temenono anggonmu ngaji
Baca
+Pustaka
WAJAH ASLI KELUARGA SUAMIKU(ketika aku pura-pura bangkrut)

WAJAH ASLI KELUARGA SUAMIKU(ketika aku pura-pura bangkrut)

𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚑𝚊𝚕𝚊𝚕 𝚜𝚎𝚖𝚞𝚊 𝚒𝚝𝚞 𝚋𝚘𝚕𝚎𝚑 𝚍𝚒𝚔𝚘𝚗𝚜𝚞𝚖𝚜𝚒 𝚊𝚜𝚊𝚕𝚔𝚊𝚗 𝚊𝚍𝚊 𝚋𝚊𝚝𝚊𝚜𝚊𝚗𝚗𝚢𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚋𝚎𝚛𝚕𝚎𝚋𝚒𝚑𝚊𝚗. 𝙼𝚎𝚗𝚐𝚎� ��𝚝𝚒 𝚜𝚎𝚔𝚊𝚎𝚊𝚗𝚐, 𝙱𝚞?" Wanita yang bernama Eli itu bungkam seketika tanpa bisa menjawab perkataan Kinan lagi. Hanya bibirnya saja yang mencong ke kanan dan ke kiri.
9.3106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai eling-eling siro manungso temenono anggonmu ngaji
Baca
+Pustaka
Gelora Cinta Bos Berondong Manisku

Gelora Cinta Bos Berondong Manisku

“Buset… beda umurnya jauh banget!” “Fix ini mah ada pelet!” “Cowok sekaya gitu mau sama dia? Dukun level nasional pasti!” “Katanya dulu tutor les ya? Jijik banget nggak sih grooming anak orang!” “Anjir berarti dari kecil udah diincer!” “Kasihan Si cowok, asli… cowok ganteng kaya kena manipulasi cewek licik.” “Coba lihat mukanya biasa aja tapi bisa dapat pewaris Aegis. Ilmu hitamnya mahal kayaknya!”
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai eling-eling siro manungso temenono anggonmu ngaji
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Sholawat 'Eling Eling Siro Manungso' selalu membuatku merenung setiap kali mendengarnya. Liriknya sederhana namun sarat makna, mengingatkan manusia akan hakikat kehidupan yang fana dan tugas utama sebagai hamba Tuhan. Pesan utamanya jelas: kita harus selalu 'eling' (sadar) bahwa dunia ini hanya sementara, dan persiapan terbaik adalah mengisi hidup dengan kebaikan.

Yang menarik, lirik ini juga menyentuh konsep 'manungso' (menjadi manusia seutuhnya) - bukan sekadar eksistensi fisik, tetapi bagaimana kita memanusiakan diri melalui hubungan vertikal dengan Sang Pencipta dan horizontal dengan sesama. Metafora 'urip iku mung mampir ngombe' (hidup hanya singgah sejenak) begitu powerful, menggambarkan filosofi Jawa yang dalam tentang kerendahan hati dan transiensi kehidupan.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status