RATU YANG DINGIN
Nada suara Ajeng sedikit melembut ketika berbicara.
"Sebelumnya izinkan anak petani memperkenal diri, Putri namaku adalah Cayapata. Aku tinggal diatas gunung, belakang ini keluargaku tidak bisa menanam padi karena Ibu ku sedang jatuh sakit. Aku tidak punya uang untuk membawa Ibu ke Tabib, karena semuanya sudah digunakan untuk membayar pajak kepada Prabu... Nona, tolong selamatkan Ibu ku, hanya dia lah yang ku punya saat ini tidak ada yang lain." Anak bernama Cayapata memohon pertolongan kepada Ajeng untuk kesembuhan sang Ibu.
Entah mengapa Ajeng langsung menangis mendengar kata akhir dari Cayapata, "Nona, ada apa?" Tanya Rahadi Byakta menepuk pelan pundaknya.
Hot Chapters