Ujung Senja
Namun, ketika beberapa bulan kemudian Epi kembali dengan seorang bayi, maka sadarlah aku, tak ada manusia yang sempurna.
“Epi cemano kabarnyo, Kak?”
“Epi? Dio tulah budak paling elok, Ra. Tak sombong, beda dari keluarga dio yang lain. Epi jadi guru SMA sekarang, laki dio pun samo. Betuah Epi.”
“Betuah?”
“Iyolah. Macam tak tahu sejarahnya bagaimana, tapi suami dio ni bujang, Ra, elok laku pulak. Sayang betul samo Epi dan anaknyo.”
Bab Populer