Amarta : Eternal Curse
Kemudian Amarta berbisik pelan, menggumamkan sebuah kalimat sebagai seruan, "Astaroth, Asmodeus, Abaddon dengarkanlah... Aku, manusia yang telah kalian berikan keabadian kembali memanggil. Aku bawakan lagi saudariku, manusia yang menjadikan gairah hawa nafsu dan keserakahan sebagai pakaiannya. Aku...membawa satu lagi saudariku untuk menemani kita di lubang tanpa dasar tempat jiwa-jiwa yang tersesat..."
Amarta kemudian mengambil tanah merah dalam genggamannya, membawanya mendekat ke arah mulutnya. Ia lalu meniup tanah di atas telapak tangannya itu, seolah mereka akan bisa berterbangan, dan seketika tanah merah itu berubah menjadi serbuk berkilau berwarna hibiscus.
Hot Chapters