Hayu
Dina mengangguk dan memeluk Hayu, “Aku kangen, sudah lama kita tak bertemu, saling menyapa dan saling bercerita, kamu juga tak mengabariku sama sekali, kamu sibuk dengan Bisma sampai-sampai melupakan aku, begitu?”
Hayu tertawa, “Mana mungkin aku melupakanmu, aku tak berani mengirimkan pesan padamu, karena aku takut mengganggumu yang sedang Business trip dengan Pak Sean, yang gantengnya nggak ketulangan itu. Makanya aku nggak berani hubungi kamu, Din. Kamu lagi ngapain di sini, jangan bilang Pak Sean juga tinggal di sini.”
Dina mengangguk, “Iya, masa iya, aku yang tinggal di sini, ini masih pagi Hayu, jangan mimpi terlalu Dini. Ngomong-ngomong kamu mau ke mana?”
Hot Chapters