Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ketika Sang Adipati Berlutut di Bawah Kakiku

Ketika Sang Adipati Berlutut di Bawah Kakiku

"Benar juga …, menjadi keluarga yang ramai juga tidak ada salahnya." Aku memandangi keluarga ini diam-diam. Meskipun belum lama aku berada di sini, tapi kehangatan ini terasa nyata. Walaupun dengan bumbu sarkas dan keisengan khas keluarga besar, aku mulai merasa bahwa tempat ini benar-benar bisa menjadi rumah. Sungguh benar-benar sebuah rumah yang menghangatkan saat cuaca dingin, dan menyejukkan di cuaca panas. Aku ingin menjadi bagian dari mereka lebih lama lagi.
1045.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as feels like home
Read
+Library
Magang di hati CEO tampan

Magang di hati CEO tampan

“Bagaimana perasaanmu, menjadi partner dari CEO yang baru saja direhabilitasi?” ​Alya tertawa kecil, tawa pertama yang terasa benar-benar lepas hari itu. “Rasanya… aneh. Melelahkan. Tapi juga… sangat lega.” ​Saat mereka tiba di rumah, suasana damai menyambut mereka. Rumah itu tidak lagi terasa seperti benteng atau markas komando. Malam ini, tempat itu benar-benar terasa seperti rumah. Tempat untuk pulang.
102.0K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as feels like home
Read
+Library
Andai Semua Berbeda

Andai Semua Berbeda

Arnon kembali duduk. "Aku ingin sebuah rumah, bukan apartemen." Fea beralasan. Arnon masih mencermati wajah Fea. Dia yakin ada alasan lain yang ada di kepala Fea. "Beritahu aku apa yang mengganggu pikiranmu, Fea," ucap Arnon serius. "Hanya lebih nyaman sebuah rumah. Ada taman, ada lahan yang aku bisa pakai ..." "Oke. Iya, aku mengerti." Arnon memotong perkataan Fea. Dia tahu apa yang Fea inginkan dan bayangkan tentang sebuah rumah.
9.934.9K viewsCompletedAdded to Library 837 Times as feels like home
Read
+Library
Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!

Jangan Lakukan Ini, Kalian Itu Sepupuku!

Rumah ini memiliki kemampuan aneh untuk membuat seseorang merasa nyaman hanya dalam waktu singkat. Aku merasa seperti sedang memiliki sebuah keluarga baru yang seharusnya kulindungi. Sephia akhirnya berdiri di sampingku dan menggandeng lenganku. "Ayo."
1037.8K viewsOngoingAdded to Library 981 Times as feels like home
Read
+Library
Take a Chance with Me!

Take a Chance with Me!

“Kamu… kesepian di rumah? Nggak ada orang di rumah?” “Hah?! Kok kamu bisa ngomong kayak gitu?” “Ya…feeling aja sih. Kalau aku nih ya, malem-malem gini paling nyaman ya di rumah. Nonton TV apa youtuban, yang penting sama keluargaku atau sekedar makan. Bukan clubbing kayak gini sih.”
1.5K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as feels like home
Read
+Library
Unexpected Feeling

Unexpected Feeling

Fajar menjawab mencoba mengingat "Bener nggak sih, Fan?" "Lupa, mas. Kayaknya sih ya soalnya aku sempat mau pindah sini ikut eyang, tapi mas nggak bolehin katanya rumah sepi." Fany menjawab dengan memberikan ekspresi muntahnya. Mobil Fajar memasuki halaman rumah, seseorang membuka pintu gerbang dan langsung menutupnya. Menatap sekitar yang tampak sejuk tidak seperti Surabaya, tampaknya Indira akan nyaman berada disini.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as feels like home
Read
+Library
Someone Like You

Someone Like You

Mama Maia benar - benar sangat mencintai Maura, ia tidak bisa melihat Maura merasa bersedih meskipun itu hanya sebentar. Maura juga merasa sangat bahagia karena ia selalu merasa aman ketika berada didekat Mama Maia karena Mama Maia selalu membuat dirinya selalu merasa tenang. "Gue bersyukur banget punya Mama semua masalah gue pasti akan terselesaikan dengan cepat ketika Mama sudah membantu dan turun tangan langsung," batin Maura dalam hatinya sambil tersenyum manis kearah Mama Maia yang sedang menyetir mobilnya.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 117 Times as feels like home
Read
+Library
Back To Home

Back To Home

Padahal sudah diberi rumah sendiri oleh mertuanya di pusat kota. Dia masih memutuskan untuk menungguku pulang, meski ia tahu, kepulanganku kali ini-pun bukan hal yang permanent. Jejeran hutan pohon jati mulai dilewati, dan samar-samar mulai kulihat gerbang perbatasan antara pusat kota dan tempat dimana rumah itu berada. DEG! Aku mulai melihat jelas bangunan dari ingatanku dimasa lampau. Kokoh tak berubah, serasa melambai pelan menyuruhku kembali masuk untuk pulang.
574 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as feels like home
Read
+Library
Dokter, Jangan Gitu Dong

Dokter, Jangan Gitu Dong

Namun di balik semua itu— suasana pagi tersebut terasa sangat hangat. Penuh tawa. Penuh rasa nyaman. Dan tanpa mereka sadari— rumah itu perlahan mulai terasa seperti keluarga yang utuh.
10146.7K viewsOngoingAdded to Library 5.7K Times as feels like home
Show Reviews (28)
Read
+Library
Dwi Rawati
Sukaaa banget...mengalir deras...kebanting...ketendang...tersungkur dan menangis pilu. Novel yg bener" mampu menjungkirbalikkan perasaan aq, smoga lanjutnya g terlalu drama, tetap natural...lugas & logis. Good job Author, sehat & sukses sllu untukmu
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status